Cerita Irjen Krishna Murti di Usia 23 Tahun Jadi Kapolsek 'Patroli Jalan Kaki'

Jumat, 2 Desember 2022 07:50 Reporter : Tantiya Nimas Nuraini
Cerita Irjen Krishna Murti di Usia 23 Tahun Jadi Kapolsek 'Patroli Jalan Kaki' Usai Dilantik jadi Irjen, Krishna Murti 'Senyuman Pak Kapolri Menyejukkan'. ©2022 Merdeka.com/instagram.com/krishnamurti_bd91

Merdeka.com - Sosok Irjen Pol. Krishna Murtimungkin sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Perwira tinggi Polri ini kini tengah mengemban amanat sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri.

Jenderal bintang dua ini juga cukup aktif di media sosial. Baru-baru ini, Krishna membagikan cerita dirinya saat menjadi Kapolsek di usia 23 tahun. Lantas bagaimana cerita Irjen Krishna Murti menjadi Kapolsek di usia 23 tahun?

Melansir dari akun Instagram krishnamurti_bd91, Jumat (2/12), simak ulasan informasinya berikut ini.

2 dari 5 halaman

Jadi Kapolsek Usia 23 Tahun

Krishna Murti menceritakan pengalamannya menjadi Kapolsek di usia muda. Tidak tanggung-tanggung, saat itu Ia masih berusia 23 tahun. Ia menjadi Kapolsek di Resor Pemalang, Sektor Randudongkal.

"Tahun 1993 - 1994 pernah jadi Kapolsek di sini. Umur saya masih 23 tahun," tulisnya dalam keterangan foto.

"Hampir semua warga Randudongkal saat itu tau Pak Kapolsek," kata Krishna.

3 dari 5 halaman

Patroli Jalan Kaki

Ia juga mengungkapkan pada saat itu dirinya setiap hari berkeliling dari kampung ke kampung. Mulai dari berpatroli menggunakan sepeda, sepeda motor hingga mobil. Namun, Krishna juga mengaku sering kali patroli jalan kaki dari pasar ke pasar.

"Setiap hari saya berkeliling dari kampung ke kampung," ujarnya.

"Patroli sepeda, kadang2 sepeda motor, kadang2 mobil kijang kotak, tapi seringnya patroli jalan kaki dari pasar ke pasar," katanya.

"Sering banget ikut acara haul dan pengajian," tambahnya.

cerita irjen krishna murti di usia 23 tahun jadi kapolsek

Instagram krishnamurti_bd91 ©2022 Merdeka.com

4 dari 5 halaman

Warga Sering Datang ke Polsek

Masyarakat setempat pun sering datang ke Polsek hanya untuk mengobrol dengan Krishna. Bahkan menariknya, banyak anak sekolah yang minta ditilang anggota agar bisa ke kantor polisi dan bertemu dengan Kapolsek.

"Warga sering datang ke Polsek cuma mau ngobrol2 sama saya," jelasnya.

"Banyak juga anak sekolah yang minta ditilang anggota biar bisa ke kantor Polisi ketemu Kapolsek," cerita Krishna.

5 dari 5 halaman

Jadi Polisi Itu Sederhana

Krishna juga berpesan menjadi polisi itu sederhana. Senyum, sapa, salam dan mau mendengar warganya. Polisi juga harus selalu responsif dalam melayani warga dan tulus tanpa ada pamrih.

"Jadi polisi itu sederhana: senyum, sapa, salam dan mau mendengar warganya. Selalu responsif dalam melayani warga. Tulus jangan ada pamrih dan yang terpenting harus tuntas dalam merespon permasalahan warga," papar Krishna.

"Kalau sudah dilaksanakan itu semua, maka temanmu akan banyak. Karena banyak teman itu adalah rejeki yang sesungguhnya.. SALAM PRESISI," tutupnya.

[tan]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini