Cara Supaya Durian Tidak Bau Menyengat, Dijamin Ampuh
Simak cara mengolah durian agar tidak berbau menyengat dengan efektif.
Durian, raja buah yang terkenal dengan aroma dan rasanya yang khas, tak hanya lezat dinikmati langsung. Potensi ekonomi durian dapat ditingkatkan dengan berbagai macam pengolahan, sekaligus memperpanjang masa simpannya.
Durian segar sebaiknya segera dikonsumsi, namun dapat disimpan di kulkas untuk waktu singkat atau dibekukan untuk jangka waktu lebih lama.
Meski lezat, durian memiliki aroma yang bagi segelintir orang menganggapnya tidak sedap. Bahkan ada pula yang tidak menyukai aroma durian hingga membuat mual atau muntah.
Namun ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi aroma menyengat dari durian. Dengan demikian, Anda bisa mengolah durian dengan berbagai variasi masakan.
Dari olahan sederhana hingga yang lebih kompleks, potensi durian sangat luas dan dapat disesuaikan dengan kreativitas dan selera masing-masing.
Cara Mengurangi Aroma Tak Sedap Durian
Durian memang dikenal dengan aromanya yang kuat dan menyengat. Bagi sebagian orang, aroma ini sangat menggugah selera, namun bagi yang lain, aroma ini bisa sangat mengganggu.
Berikut adalah beberapa cara mengolah durian agar aromanya tidak terlalu menyengat:
1. Memilih Durian yang Tepat:
Tingkat Kematangan: Pilih durian yang tingkat kematangannya pas. Durian yang terlalu matang akan memiliki aroma yang lebih kuat.
Jenis Durian: Beberapa jenis durian memiliki aroma yang lebih kuat daripada yang lain. Misalnya, durian montong cenderung memiliki aroma yang lebih lembut dibandingkan durian bawor.
2. Teknik Pengolahan:
Bekukan Durian: Membekukan durian dapat mengurangi intensitas aromanya. Durian beku juga bisa diolah menjadi berbagai hidangan seperti es krim atau smoothies.
Olah Menjadi Hidangan: Mengolah durian menjadi hidangan lain seperti dodol, kolak, atau pancake durian dapat membantu mengurangi aroma menyengatnya. Proses memasak akan mengubah senyawa volatile yang menyebabkan aroma kuat pada durian.
Kombinasikan dengan Bahan Lain: Mengkombinasikan durian dengan bahan lain yang memiliki aroma kuat, seperti pandan atau kopi, dapat membantu menetralkan aroma durian.
3. Tips Penyimpanan:
Wadah Kedap Udara: Simpan durian dalam wadah kedap udara jika ingin disimpan di dalam kulkas. Hal ini akan mencegah aroma durian menyebar ke makanan lain.
Baking Soda: Letakkan wadah berisi baking soda di dalam kulkas untuk membantu menyerap aroma durian.
Kopi: selain baking soda, bubuk kopi juga dapat menyerap aroma durian.
4. Menghilangkan Bau Durian dari Tangan dan Mulut:
Air dari Kulit Durian: Gunakan air yang dialirkan ke dalam kulit durian untuk mencuci tangan atau berkumur.
Kopi: Minum kopi atau mengunyah biji kopi dapat membantu menghilangkan bau durian dari mulut.
Lemon: Air lemon juga efektif untuk menghilangkan bau durian dari tangan dan mulut.
Mematangkan Durian Mentah
Bagi Anda yang ingin mematangkan durian mentah di rumah, berikut beberapa tips yang dapat dicoba:
Metode 1: Menggunakan Karbit (dengan catatan, metode ini kurang direkomendasikan karena dampak kesehatan)
Dapatkan karbit dari toko bahan bangunan terdekat. (Perhatian: Gunakan karbit dengan sangat hati-hati dan sesuai prosedur keselamatan. Paparan karbit dapat berbahaya bagi kesehatan.)
Bungkus karbit dengan kain yang sudah dibasahi.
Masukkan bungkusan karbit ke dalam wadah tertutup bersama durian mentah.
Periksa secara berkala dan keluarkan karbit setelah durian matang.
Metode 2: Metode Alami (Cara Tradisional)
Bungkus durian mentah dengan koran atau kertas.
Simpan di tempat yang gelap dan sejuk.
Periksa secara berkala hingga durian matang.
Catatan: Metode alami membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan menggunakan karbit. Pilihlah metode yang sesuai dengan kebutuhan dan pertimbangan keselamatan.
Aneka Olahan Durian yang Menggiurkan
Berikut beberapa ide olahan durian yang populer dan mudah dibuat:
- Durian Goreng: Potong daging durian, baluri dengan adonan tepung (bisa ditambahkan santan), lalu goreng hingga keemasan. Hasilnya renyah di luar dan lembut di dalam.
- Pancake Durian: Campurkan daging durian halus ke dalam adonan pancake. Lipat pancake berisi durian dan tambahkan krim kocok untuk cita rasa yang lebih kaya. Sajikan dingin.
- Es Krim Durian: Haluskan daging durian, lalu campur dengan krim, susu kental manis, dan gula. Bekukan dalam freezer hingga menjadi es krim.
- Ketan Durian: Kukus ketan hingga matang, lalu sajikan dengan vla durian (campuran daging durian, santan, gula aren, dan pandan).
- Dodol Durian: Tambahkan daging durian ke dalam adonan dodol dan masak hingga mengental.
- Selai Durian: Haluskan daging durian, tambahkan gula dan garam, lalu masak hingga mengental. Pasteurisasi dengan cara dikukus selama 20 menit untuk memperpanjang masa simpan.
- Tempoyak (Durian Fermentasi): Lumatkan daging durian, tambahkan garam, dan fermentasikan selama beberapa hari. Tempoyak dapat disantap langsung atau digunakan sebagai bahan masakan, seperti sambal tempoyak atau patin kuah tempoyak.
- Serabi Kuah Durian: Buat adonan serabi, lalu masak hingga matang. Sajikan dengan kuah durian yang terbuat dari daging durian yang diblender dengan santan, gula merah, dan maizena.
- Keripik Biji Durian: Biji durian yang biasanya dibuang ternyata bisa diolah menjadi keripik. Rebus atau kukus biji durian hingga lunak, bersihkan lendirnya, iris tipis, lalu goreng hingga kecoklatan.