Bunuh 40 Warga Palestina, Tentara Israel Ini Stres Didatangi Korban yang Dibunuhnya

Senin, 24 Mei 2021 13:21 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
Bunuh 40 Warga Palestina, Tentara Israel Ini Stres Didatangi Korban yang Dibunuhnya Cerita Mantan Tentara Israel. Youtube/Cerita Dalam Sejarah ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang mantan tentara zionis Israel bernama Ido Gal Razon, mengungkap trauma yang dialaminya setelah membunuh puluhan warga Palestina selama bertugas.

Hal tersebut ia sampaikan secara langsung di hadapan para anggota Komite Israel pada tahun 2015 silam.

Melansir dari video di kanal Youtube Cerita Dalam Sejarah, Razon dengan menggebu-gebu menceritakan bagaimana ia mengalami trauma tersebut setiap hari selama bertahun-tahun. Dia bahkan mengaku kerap didatangi warga Palestina yang sudah dibunuhnya dengan keji. Berikut ulasannya:

2 dari 4 halaman

Tentara Israel Alami Trauma

Di balik image-nya yang terkenal kejam dan brutal, siapa sangka jika beberapa tentara Israel rupanya juga mengalami masalah kesehatan mental. Ido Gal Razon, merupakan salah satu mantan tentara zionis Israel yang mengalami trauma setelah membunuh 40 warga Palestina.

Melansir dari video yang dibagikan, Razon mengaku telah membunuh 40 warga Palestina pada operasi di jalur Gaza pada tahun 2007 silam. Sejak saat itulah kondisi mentalnya menjadi terganggu.

"Saya membunuh lebih dari 40 orang hanya untuk kalian. Saya benar-benar membunuh mereka," kata Razon, dikutip dari Youtube Cerita Dalam Sejarah.

cerita mantan tentara israel
Youtube/Cerita Dalam Sejarah ©2021 Merdeka.com
3 dari 4 halaman

Kerap Didatangi Para Korban yang Dibunuhnya

Dalam kesempatan tersebut, Razon mengungkap bagaimana ia mengalami trauma cukup berat setelah membunuh 40 warga Palestina. 

"Saya selalu buang air kecil di kasur saat tidur selama ini akibat trauma. Mereka mendatangi saya dan berkata 'Kenapa kamu membunuhku?'," kata Razon.

"Apakah anda masih bisa menjalani hidup dengan tenang jika mengalami hal yang saya alami? Dapatkah anda makan dengan tenang? Daatkah kalian semua menjalani hidup?," tambahnya.

cerita mantan tentara israel
Youtube/Cerita Dalam Sejarah ©2021 Merdeka.com
4 dari 4 halaman

Marah Karena Tak Ditangani dengan Baik

cerita mantan tentara israel
Youtube/Cerita Dalam Sejarah ©2021 Merdeka.com

Sadar dirinya mengidap Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) setelah penyerangan Gaza lebih dari 13 tahun lalu, Razon mengaku sagat marah dan kecewa ketika ia tak mendapatkan perawatan maksimal dari pemerintah. Sebab, Razon merasa bahwa trauma tersebut ia dapatkan setelah menjalankan tugas untuk negara.

"Saya juga seorang pejuang Golani, kenapa anda tidak memperlakukan saya dengan baik? saya membunuh untuk anda dengan tangan ini," kata Razon.

Diketahui, jika Razon menuntut Komite Israel untuk memberinya perawatan yang layak untuk mengobati stress dan traumanya setelah masa perang berakhir.

[khu]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini