Bumbu, Bungkus dan Lontong jadi Kunci Terungkapnya Kasus Satai Sianida

Selasa, 4 Mei 2021 10:00 Reporter : Khulafa Pinta Winastya

Cara Polisi Temukan Pelaku

Direskrimum Polda DIY, Kombes Pol Burkan Rudy Satria mengatakan bahwa personel gabungan dari Polsek Sewon, Polres Bantul dan Polda DIY diturunkan untuk mengungkap kasus ini.

Selain mengandalkan keterangan dari sejumlah saksi, kasus ini juga bisa terungkap karena berhasil mengidentifikasi barang bukti berupa bungkus sate yang terbilang cukup unik.

"Kunci pengungkapan itu dari bumbu satainya yang terbilang unik. Bungkus satai warna kuning. Kan jarang itu lalu kami cari. Lontongnya juga dibungkus seperti lopis, terus satai yang buka siang hari kan bisa dihitung. Penjual satainya ternyata di sekitar Umbulharjo," ujar Burkan di Polres Bantul, Senin (3/5).

polisi menangkap wanita terkait kasus kematian bocah di bantul
Antara

Burkan menuturkan, pengungkapan kasus juga dibantu dengan sejumlah rekaman CCTV yang ada di sejumlah titik. Dari situ kemudian mengarahkan kepada siapa terduga pelaku. Setidaknya butuh waktu empat hari sampai polisi dapat menemukan NA (25).

Tersangka diamankan di rumahnya yang berada di Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul pada 30 April lalu.

Dilakukan Tersangka Secara Rinci

Aksi ini dilakukan oleh pelaku cukup rapi dan terencana. Diketahui bahwa racun Kalium Sianida ini dibeli tersangka NA melalui aplikasi jual beli online. Racun Kalium Sianida ini dibeli NA pada akhir Maret 2021.

"Ya direncanakan. Ini proses yang direncanakan. Dia (tersangka) berganti motor. Dia yang tidak biasanya berjilbab di hari itu berjilbab. Kemudian telah memersiapkan jaket. Jaketnya ini dibuang," kata Burkan.

[khu]

Baca Selanjutnya: Motif Pelaku...

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini