Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bacaan Surat Al-Qadr Ayat 1-5 dan Artinya, Lengkap dengan Kemuliaan Lailatul Qadar

Bacaan Surat Al-Qadr Ayat 1-5 dan Artinya, Lengkap dengan Kemuliaan Lailatul Qadar Malam Lailatul Qadar. ©Reuters

Merdeka.com - Bacaan surat Al-Qadr beserta artinya perlu untuk dipahami oleh Umat Islam. Surat yang terdiri dari 5 ayat ini menjelaskan mengenai peristiwa turunnya Al-Quran pada malam Lailatul Qadar. Malam tersebut disebutkan mempunyai banyak kemuliaan. Bahkan dikatakan lebih baik dari pada seribu bulan.

Surat Al-Qadr merupakan surat ke-97 di dalam Al-Quran. Surat yang berada di juz 30 ini termasuk ke dalam golongan Makkiyah. Di mana ayat-ayat diturunkan sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Surah Makkiyah turun pada 17 Ramadan saat Rasulullah SAW berusia 40 tahun. Pada surat ini juga dijelaskan mengenai keistimewaan malam Lailatul Qadar.

BACA JUGA: Surat Al Qadr Dan Artinya, Beserta Makna Dan Keutamaannya

Lantas bagaimana bacaan Surat Al-Qadr ayat 1-5 beserta artinya? Melansir dari Liputan6.com, Kamis (29/4), simak ulasan informasinya berikut ini.

Bacaan Surat Al-Qadr Ayat 1-5

Bacaan surat Al-Qadr beserta artinya perlu untuk dipahami oleh Umat Islam. Surat yang terdiri dari 5 ayat ini menjelaskan mengenai peristiwa turunnya Al-Quran pada malam Lailatul Qadar.

Berikut bacaan surat Al-Qadr ayat 1-5:

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

innā anzalnāhu fī lailatil-qadr

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ

wa mā adrāka mā lailatul-qadr

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ

lailatul-qadri khairum min alfi syahr

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ

tanazzalul-malā'ikatu war-rụḥu fīhā bi'iżni rabbihim, ming kulli amr

سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

salāmun hiya ḥattā maṭla'il-fajr

Arti Bacaan Surat Al-Qadr Ayat 1-5

Adapun arti bacaan surat Al-Qadr ayat 1-5 yang menjelaskan mengenai keistimewaan malam Lailatul Qadar:

muslim yerusalem mencari lailatul qadar di tegah pandemi

©REUTERS/Ammar Awad

  1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam qadar.
  2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
  3. Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.
  4. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.
  5. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.

Malam qadar memiliki beberapa arti, di antaranya malam kemuliaan, karena pada malam itu permulaan diturunkannya Al-Quran dari Lauh Mahfuz kepada Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar memiliki sejumlah keutamaan yang membedakannya dengan malam-malam lain di bulan Ramadan. Hal ini karena Lailatul Qadar sebagai malam penuh kemuliaan. Pada malam ini, para malaikat akan turun ke bumi serta memberikan syafaat kepada orang-orang yang senantiasa menghidupkan Lailatul Qadar.Allah SWT juga akan melapangkan rezeki bagi orang-orang yang senantiasa meminta dengan tulus serta dikehendaki-Nya. Selain itu, segala amalan baik yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar akan diberikan pahala berlipat ganda. Maka dari itu, malam Lailatul Qadar tidak bisa disamakan dengan malam-malam lain. Umat Islam bisa mengerjakan beberapa amalan baik. Mulai dari mendirikan sholat baik sholat wajib maupun sunnah, berdzikir hingga membaca Al-Quran. Dengan melakukan kebaikan yang tulus di malam tersebut, nantinya akan mendapatkan kesejahteraan dan ketenangan. Orang-orang yang tidak putus-putusnya menghidupkan malam Lailatul Qadar juga akan dijaga oleh para malaikat yang sedang turun ke bumi.

Kemuliaan Lailatul Qadar

Makna Al-Qadr secara terminologi menurut Ibnu Mukarram yaitu keputusan yang ditetapkan oleh Allah Yang Maha Perkasa dan Maha Tinggi dan Dia memberlakukannya terhadap segala perkara. Dalam Al-Quran, kata Al-Qadr digunakan untuk menggambarkan makna beragam seperti menentukan, mengagumkan, membatasi, menguasai hingga mengukur. Sedangkan dalam surat Al-Qadr sendiri, kata Qadr mempunyai makna "Kemuliaan". Sehingga Lailatul Qadar merupakan malam kemuliaan. Malam Qadar juga dikenal sebagai malam yang lebih baik dibanding dengan seribu bulan. Ibnu Jarir At-Thabari mengatakan, (pahala) beribadah pada malam tersebut lebih utama dibanding malam-malam yang tidak bertepatan dengan al-Lail al-Qadr. Itu artinya, banyak kebaikan-kebaikan yang akan diberikan pada malam tersebut.muslim mesir berlomba raih kemuliaan lailatul qadar

©REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Pada ayat ke-4 Surat Al Qadr yang berbunyi:tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr“Pada malam itu turun para malaikat dan ruh (jibril) dengan izin tuhanya untuk mengatur semua urusan.” (Q.S al-Qadr: 4).Melalui ayat tersebut, didapatkan informasi bahwa para malaikat diturunkan ke bumi atas izin Allah SWT. Tujuannya untuk mendengarkan serta mengaminkan doa-doa orang yang berdoa di malam Lailatul Qadar. Sebagai ganjaran untuk amalan dan ibadag yang dikerjakan pada malam Lailatul Qadar, Allah SWT menjamin malam tersebut dipenuhi dengan kesejahteraan dan keselamatan.

Allah SWT berfirman:salāmun hiya ḥattā maṭla'il-fajr“Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 5)Pada malam ini, terus berlanjut turun kebaikan, keberkahan serta para malaikat yang membawa rahmat dari Allah SWT untuk hamba-Nya yang taat hingga terbitnya fajar.

(mdk/tan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP