Amankah Pesan Makanan Lewat Online saat Pandemi Corona?

Jumat, 3 April 2020 10:44 Reporter : Mutia Anggraini
Amankah Pesan Makanan Lewat Online saat Pandemi Corona? Ilustrasi menggunakan handphone. ©shutterstock.com/StockLite

Merdeka.com - Pandemi virus corona covid-19 menyebar ke hampir seluruh negara di dunia menuntut publik untuk selalu waspada. Berbagai tindakan pencegahan pun dilakukan seperti adanya pembatasan ruang gerak dan aktivitas di luar rumah.

Padahal, beberapa kebutuhan dasar manusia harus tetap terpenuhi seperti mengonsumsi makanan rutin 3 kali sehari. Untuk mengatasinya, banyak orang yang kemudian memesan makanan lewat fasilitas pesan antar yang dapat dilakukan dengan online maupun sambungan telepon.

Namun, bagaimana sebenarnya tingkat kemanan makanan yang dipesan melalui daring? Berikut merupakan rangkuman penjelasannya:

2 dari 6 halaman

Restoran dan Supermarket

warga malaysia serbu supermarket jelang lockdwon
SYAIFUL REDZUAN/AFP


Makanan adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditinggalkan. Untuk mendapatkannya, banyak orang yang kemudian harus rela antre untuk mendapatkan makanan dan bahan makanan di tengah pandemi virus corona covid-19.

Hal itu dapat dengan mudah ditemui di restoran dan supermarket. Padahal, dengan semakin banyaknya orang yang berinteraksi dan mengunjungi tempat tersebut, risiko penularan virus corona covid-19 menjadi semakin tinggi.

Sebab, semakin banyaknya orang yang berkunjung akan semakin tinggi risiko untuk saling berdesakan. Padahal, tidak ada yang tahu adakah virus corona yang menempel dan menginfeksi pada orang yang ditemui.

Selain itu, publik juga dikhawatirkan akan kebersihan dan tingkat keamanan bahan makanan yang dijual di supermarket. Sebab, disinyalir virus dapat hinggap pada pembungkus makanan yang dijual.

Nyatanya, dilansir pada CNN, peneliti mengatakan bahwa risiko penularan virus corona melalui pembungkus makanan yang dijual di supermarket dan restoran adalah rendah. Risiko dapat meningkat apabila seseorang meninggalkan droplets (cairan batuk, bersin, dan ludah) pada pembungkus makanan.

3 dari 6 halaman

Fakta Virus Pada Makanan

ilustrasi pizza
Tantri Setyorini

Dr. Ian Williams, Ketua Bagian Pencegahan dan Respon Wabah pada Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat menuturkan pada laman CNN bahwa makanan dan bahan makanan tidak dapat menjadi perantara virus corona covid-19.

Hal tersebut didukung dengan penjelasan bahwa tidak ada bukti yang konkrit virus corona covid-19 dapat menular ke manusia melalui makanan. Sebab, virus corona covid-19 ini hanya dapat menular dari manusia ke manusia.

Namun, beberapa kajian lebih lanjut akan tetap dilakukan untuk mendalami virus corona covid-19 dalam berevolusi dan menyebabkan gangguan kesehatan yang fatal.

4 dari 6 halaman

Pesan Antar

ponsel
Shutterstock/PureSolution


Benjamin Chapman, profesor dan ahli keamanan pangan North Carolina State University menegaskan bahwa tidak ada korelasi nyata yang mendukung virus corona covid-19 menular melalui pembungkus makanan.

Memang benar bahwa virus corona covid-19 ini dapat hidup menempel pada benda-benda yang berbahan kayu, plastik, alumunium, dan sebagainya. Namun, risiko penularan melalui pembungkus makanan yang terbuat dari plastik, kertas, alumunium, dan sebagainya termasuk rendah.

Dilansir pada CNN, sekalipun Anda mengonsumsi bahan makanan yang mengandung virus corona, maka virus dapat menginfeksi dengan risiko yang sangat kecil. Sebab, virus corona adalah virus yang tidak menyerang sistem pencernaan, melainkan sistem pernapasan yang ada di dalam tubuh manusia.

5 dari 6 halaman

Proteksi Pada Makanan Pesan Antar

ilustrasi koki memasak di dapur

BACA JUGA:
{news_title}

2012 Merdeka.com


Penjelasan mengenai tingkat penularan virus corona yang rendah pada makanan tentu merupakan kabar yang membahagiakan. Namun, tindakan pencegahan tetap harus dilakukan dengan maksimal pada pekerja di rumah makan yang Anda pesan.

Jadi, dengan kata lain Anda tetap harus berhati-hati dalam memilih kualitas tempat makan yang menjadi tujuan pemesanan Anda.

BACA JUGA:
{news_title}

Dikutip dari FDA, pegawai yang bekerja di sebuah rumah makan juga tetap harus menerapkan berbagai tindakan pencegahan demi kesehatan dan kualitas makanan yang akan disajikan kepada pelanggan. Beberapa tindakan pencegahan tersebut yakni tetap menjaga jarak antar pegawai minimal 1 meter, menerapkan etika batuk dan bersin, serta tetap menjaga kebersihan tangan.

Di sisi lain, pekerja yang bertugas untuk mengantarkan makanan Anda juga harus tetap menjaga kebersihan tangan. Meskipun risiko yang ada pada pembungkus makanan sangat kecil, namun Anda tetap harus waspada.

Selain itu, tindakan pencegahan yang dapat dimaksimalkan guna menekan risiko penularan virus corona adalah apabila terdapat pegawai yang sedang memiliki gangguan kesehatan, maka langkah yang seharusnya dilakukan adalah melakukan isolasi mandiri di rumah.

BACA JUGA:
{news_title}
6 dari 6 halaman

Tindakan Pencegahan Diri

ilustrasi mencuci tangan dengan sabun
shutterstock.com/lyf1


Selain tindakan pencegahan yang tetap dilakukan oleh pegawai rumah makan, Anda juga harus menerapkannya pula. Beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan ketika Anda memesan makanan online adalah dengan tidak melakukan interaksi langsung dengan pekerja yang bertugas untuk mengantarkan makanan Anda.

BACA JUGA:
{news_title}

Caranya, cukup gunakan sistem pembayaran online dan beri tahu pekerja yang mengantar makanan Anda untuk meninggalkannya di depan pintu rumah. Dengan begitu, kontak langsung dengan orang lain akan dapat dihindari dan Anda dapat menikmati makanan yang Anda inginkan.

Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan tangan. Cuci tangan dengan menggunakan sabun hingga bersih pada waktu sebelum dan setelah mengonsumsi makanan Anda.

[mta]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini