Aksi Mulia Mbak 'Indomaret', Selamatkan Driver Ojol Nyaris Tertipu karena Dihipnotis

Rabu, 22 Januari 2020 10:45 Reporter : Tantiya Nimas Nuraini
Aksi Mulia Mbak 'Indomaret', Selamatkan Driver Ojol Nyaris Tertipu karena Dihipnotis Driver Ojol Nyaris Kena Tipu. Instagram @gojek24jam ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Lagi dan lagi, aksi penipuan dengan motif hipnotis kembali terjadi di Tanah Air. Kali ini, seorang driver ojol nyaris tertipu oleh sindikat penipuan. Penipuan berkedok pengisian uang pembayaran ojol ini berlangsung melalui sambungan telepon.

Nyaris kehilangan, bapak driver ojol ini cukup beruntung karena ada yang menolongnya. Orang itu adalah mbak pegawai minimarket, tempat driver ojol ingin mentransfer uang ke penipu.

Aksi mulia ini terekam lewat bidikan video telepon genggam. Berikut ulasan informasinya untuk Anda.

1 dari 6 halaman

Berdiri di Depan Mesin ATM Sambil Telepon

Dilansir dari akun Instagram gojek24jam, tampak terlihat seorang driver ojol yang berdiri di depan mesin ATM sembari menelepon. Setelah diamati, rupanya sang driver ojol hendak mengirimkan sejumlah uang kepada pria yang berada di balik sambungan telepon tersebut.

Instagram @gojek24jam 2020 Merdeka.com

Dengan mengenakan jaket ojol, bapak ini mengikuti semua instruksi yang diberikan oleh sang penelepon. Ternyata, driver ojol tengah berbicara dengan sindikat penipuan. Tentu saja, sang driver tidak menyadarinya.

2 dari 6 halaman

Didatangi Pegawai Minimarket

Mengetahui ada kejanggalan, mbak pegawai minimarket langsung menghampiri sang driver ojol. Secara perlahan, wanita berseragam minimarket itu berjalan mendekati sang driver ojol.

Instagram @gojek24jam 2020 Merdeka.com

Ketika didatangi, bapak ojol ini diketahui justru marah-marah. Tak pantang menyerah, pegawai minimarket ini tetap berusaha memberi tahu jika si penelepon merupakan penipu. Tak berselang lama, pegawai dan pengunjung minimarket terlihat mendekati sang driver ojol.

3 dari 6 halaman

Langsung Tersadar dari Hiptonis

Setelah diberi tahu beberapa kali, bapak driver ojol itu secara perlahan tersadar.

Instagram @gojek24jam 2020 Merdeka.com

"Oh bapak bohongin saya ya?," ujar driver ojol kepada si penipu melalui sambungan telepon.

Setelah tersadar sepenuhnya, pegawai minimarket langsung membantu si bapak ojol membatalkan transaksi yang hendak dilakukannya. Masih linglung, pegawai minimarket ini juga mencoba mematikan sambungan telepon yang masih terhubung.

4 dari 6 halaman

Bukan Sekali Ini Saja

Rupanya, ini bukan kali pertama seseorang terkena aksi penipuan serupa. Menurut pegawai minimarket itu, setidaknya sudah ada tiga orang lainnya yang terkena aksi penipuan serupa dengan bapak ojol ini alami.

Instagram @gojek24jam 2020 Merdeka.com

"Soalnya itu kemarin ada tiga orang kayak gitu pak. Beneran, saya mah enggak bohong," ujar wanita yang merupakan pegawai minimarket.

Tak hanya berkedok top up uang pembayaran ojol. Beberapa orang lainnya juga pernah ditipu dengan motif pembelian tcash dan masih banyak lainnya.

5 dari 6 halaman

Masih Tetap Ditelepon Sang Penipu

Sebelum berlalu meninggalkan minimarket, dengan tulus sang pegawai mengimbau di bapak driver ojol untuk menolak panggilan atau permintaan seperti itu lagi. Bahkan, si pegawai minimarket juga memberi tahu bila penipu tadi akan terus menghubungi si bapak driver ojol.

Instagram @gojek24jam 2020 Merdeka.com

Tak berselang lama, telepon genggam bapak driver ojol kembali berbunyi. Benar dugaannya, si penipu kembali mencoba menghubungi driver ojol untuk mencoba menghipnotisnya kembali.

"Iya nih telepon lagi nih, tak matiin. Makasih ya mbak" ujar si bapak driver ojol.

6 dari 6 halaman

Reaksi Netizen

Aksi sindikat penipuan seperti ini memang kerap dijumpai di lingkungan masyarakat. Sudah banyak sekali orang yang menjadi korban penipuan melalui telepon seluler tersebut. Melihat masih ada sindikat seperti ini, beragam komentar dari netizen kembali mewarnai.

"Masih banyak orang yg peduli sekitar,, kalau semua orang seperti itu, Indonesia makmur." tulis akun iyanzzpratiwa.

Instagram @gojek24jam 2020 Merdeka.com

"Yang kaya gini harusssss dikasih apresiasi," tulis akun kenperdana.

"Salut buat staf indomaret yg ngingetin,, soalnya saya juga salah satu korban penipuan,, tapi untungnya belum sempat transfer ?," ungkap akun vivian.calvin. [tan]

Baca juga:
Jadi TNI Gadungan, Seorang Buruh Tiduri dan Peras Korban Rp 36 Juta
Rekening Dua Tersangka Utama MeMiles Berisi Rp4,1 Miliar
Polisi Ringkus Penjual HP Catut Nama Keluarga Jokowi Hingga AHY
Bermodal Rompi SWAT, Polisi Gadungan Peras Pengendara di Makassar
Tempati Lapas Semarang, Kondisi Ratu Keraton Agung Sejagat Dipantau Petugas

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini