Ada Upaya Adu Domba TNI & Polri di Video Hoaks Serda Ucok Cari Pembunuh Brigadir J

Rabu, 10 Agustus 2022 09:31 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
Ada Upaya Adu Domba TNI & Polri di Video Hoaks Serda Ucok Cari Pembunuh Brigadir J Mengingat Kisah Serda Ucok. Youtube/TOP INFO ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna menyebut ada upaya adu domba TNI dan Polri di tengah riuh kasus tewasnya Brigadir J. Hal ini menyusul viralnya sebuah video pernyataan dari seseorang yang mengaku-ngaku sebagai Serda Ucok.

Dalam video yang beredar, orang yang mengaku sebagai Serda Ucok itu menyebut akan ikut mencari dalang pembunuhan Brigadir J. Setelah ditelusuri, Kadispenad memberikan keterangan bahwa video tersebut adalah hoaks. Simak ulasan selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Viral Video Hoaks Penyataan Serda Ucok

Belum lama ini, sebuah video berisi pernyataan dari seseorang yang mengaku-ngaku sebagai Serda Ucok viral beredar di media sosial dan pesan-pesan WhatsApp. Dalam video yang beredar, terdengar suara seorang pria yang mengaku sebagai Serda Ucok mengatakan siap membantu negara untuk mencari pembunuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

video hoaks

©2022 Merdeka.com

"Kami merasa terpanggil untuk membantu ibu pertiwi dengan membela keadilan dengan menangkap pembunuh Joshua (Brigadir J)," kata seorang pria dalam video yang beredar.

Serda Ucok sendiri merupakan anggota TNI dari Korps Kopassus yang diadili karena membunuh empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, DIY pada tahun 2013 lalu. Motifnya ialah karena ia merasa dendam kepada preman-preman yang menghabisi nyawa rekannya sesama TNI. [khu]

Baca juga:
Kisah Haru Kopral Wiro Anaknya 7 Kali Gagal Seleksi, Berharap Kini Sukses jadi Taruni
Menanti Polri Ungkap Motif Penembakan Brigadir J, Bukan Pelecehan Seksual?

3 dari 4 halaman

Kadispenad Sebut Video Hoaks

Menyusul viralnya video tersebut, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna, menegaskan bahwa video pernyataan dari seseorang yang mengaku sebagai Serda Ucok itu adalah hoaks. Pernyataan itu juga disebutnya sebagai bentuk upaya adu domba antara TNI dan Polri.

"Video pernyataan Serda Ucok, yang mengaku siap membantu negara untuk mencari pembunuh Brigadir J, di akun tiktok @mursyid.adam adalah video berisi kebohongan serta upaya adu domba antara TNI dan Polri," kata Tatang mengutip dari keterangan resmi di akun @penkopassus.

Saat ini, pihak TNI AD telah bekerja sama dengan Polri dan lembaga terkait untuk menelusuri serta meminta tanggung jawa atas beredarnya video hoaks tersebut. Tatang berharap, agar masyarakat tidak terprovokasi atas beredarnya video bohong tersebut.

Baca juga:
Kisah Haru Kopral Wiro Anaknya 7 Kali Gagal Seleksi, Berharap Kini Sukses jadi Taruni
Menanti Polri Ungkap Motif Penembakan Brigadir J, Bukan Pelecehan Seksual?

4 dari 4 halaman

Irjen Ferdy Sambo Sudah Tersangka

irjen pol ferdy sambo usai diperiksa 7 jam
©2022 Liputan6.com/Faizal Fanani

Pada Selasa (9/8) malam kemarin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi telah menetapkan mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus kematian Brigadir J.

"Timsus telah menetapkan saudara FS sebagai tersangka "kata Kapolri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8).

Diketahui, selain Ferdy Sambo, Polri juga menetapkan dua tersangka lain. Dua tersangka itu adalah Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dan Brigadir Ricky Rizal (RR).
Bharada E ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J. Dia dijerat pasal 338 KUHP junto 55 dan 56.

Sementara Brigadir RR, yang merupakan ajudan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dipersangkakan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP tentang pembunuhan berencana. Keduanya saat ini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Baca juga:
Kisah Haru Kopral Wiro Anaknya 7 Kali Gagal Seleksi, Berharap Kini Sukses jadi Taruni
Menanti Polri Ungkap Motif Penembakan Brigadir J, Bukan Pelecehan Seksual?



Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini