8 Jenis Gangguan Mental pada Anak yang Perlu Diwaspadai, Ketahui Tanda-tandanya

Rabu, 21 September 2022 08:37 Reporter : Muhammad Farih Fanani
8 Jenis Gangguan Mental pada Anak yang Perlu Diwaspadai, Ketahui Tanda-tandanya ilustrasi anak makan. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Jenis gangguan mental pada anak merupakan satu hal yang perlu untuk diwaspadai oleh orang tua. Orang tua wajib mengetahui kondisi kesehatan anak baik kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Terlebih jika sekarang kesehatan mental sudah mulai mendapatkan banyak perhatian.

Kesehatan mental pada anak tentu sangat mempengaruhi kinerja otak anak ketika belajar. Hal ini sangat mengkhawatirkan. Jika anak mengalami gangguan mental, maka kemampuan anak dalam belajar dan berinteraksi secara sosial akan mengalami gangguan. Kemungkinan itulah yang perlu untuk diketahui dan kemudian diwaspadai.

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini merdeka.com merangkum informasi tentang jenis gangguan mental pada anak yang perlu diwaspadai, dan memuat juga informasi tentang tanda-tanda gangguan mental pada anak.

2 dari 6 halaman

Jenis Gangguan Mental pada Anak

Melansir dari laman RSUD Buleleng, ada berbagai jenis gangguan mental pada anak yang harus diwaspadai oleh para orang tua. Gangguan ini ada 10 macam. Mulai dari gangguan kecemasan sampai pada skizofrenia. Hal ini tentu adalah kondisi yang membahayakan.
Berikut ini adalah jenis gangguan mental pada anak yang perlu untuk diwaspadai

1. Gangguan Kecemasan

Jenis gangguan mental pada anak yang pertama adalah gangguan kecemasan. Gangguan ini merupakan gangguan yang merespons hal situasi tertentu dengan ketakutan. Anak biasanya akan mengalami kecemasan yang berlebih dan bahkan bisa menunjukkannya dengan tanda fisik seperti keluarnya keringat.

2. ADHD (Attention-deficit/ hyperactivity disorder)

Jenis gangguan kedua pada anak adalah ADHD. Anak yang mengalami gangguan ini biasanya akan kesulitan dalam memperhatikan sesuatu. Anak juga kesulitan dalam mengikuti arahan. Selain itu, rasa bosan juga kerap menyelimuti perasaan anak. Tidak hanya itu, anak juga cenderung sering bergerak impulsif.

3. Gangguan Perilaku Disruptif

Gangguan mental ketiga pada anak adalah ketika anak mengalami gangguan disruptif. Gangguan ini menyebabkan anak mempunyai kecenderungan untuk melanggar aturan dalam lingkungan mereka, seperti sekolah dan keluarga.

3 dari 6 halaman

4. Gangguan Perkembangan Pervasif

ilustrasi anak anak di tengah pandemi covid 19

©2021 Merdeka.com

Selanjutnya adalah gangguan perkembangan pervasif. Gangguan jenis ini membuat anak mengalami kebingungan dalam pikiran mereka. Hal itu membuat anak mengalami masalah dalam rangka untuk memahami dunia yang ada di sekeliling mereka.

5. Gangguan Makan

Selanjutnya, gangguan mental pada anak yang juga perlu mendapatkan perhatian lebih adalah gangguan makan. Gangguan jenis ini merupakan jenis gangguan yang melibatkan emosi dan sikap yang intens. Gangguan makan juga akan berpengaruh pada kesehatan fisik anak.

6. Gangguan Belajar dan Komunikasi

Selanjutnya, gangguan mental pada anak adalah gangguan belajar dan komunikasi. Gangguan jenis ini biasanya akan berdampak pada kualitas anak dalam menyerap ilmu di sekolah. Selain itu, anak juga mengalami keterbatasan dalam menyampaikan pada yang ada di pikiran mereka.

4 dari 6 halaman

7. Skizofrenia

ilustrasi anak mengonsumsi vitamin
©2012 Merdeka.com

Gangguan mental pada anak ketujuh adalah skizofrenia. Gangguan jenis ini melibatkan pikiran dan persepsi yang terdistorsi. Anak-anak yang mengalami gangguan ini biasanya tidak akan bisa membedakan sesuatu itu nyata atau tidak. 

8. Gangguan Afektif (Mood)

Gangguan mental pada anak selanjutnya adalah gangguan afektif atau mood. Gangguan afektif lebih melibatkan perasaan sedih atau perubahan mood secara cepat dan terus menerus terjadi. Gangguan jenis ini juga masuk dalam kategori depresi dan gangguan bipolar.

5 dari 6 halaman

Tanda-tanda Anak Mengalami Gangguan Mental

Melansir dari laman Hellosehat, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai perihal gangguan mental pada anak. Salah satunya adalah tanda-tandanya. Berikut ini adalah tanda-tanda anak mengalami gangguan mental:

1. Perubahan Perilaku

Tanda pertama adalah perubahan perilaku. Jika anak Anda berubah perilakunya, maka Anda perlu mewaspadainya. Perubahan perilaku yang dimaksud adalah ketika anak lebih sering bertengkar, cenderung kasar, dan lain sebagainya.

2. Perubahan Mood

Tanda kedua adalah adanya perubahan mood pada anak. Biasanya, anak yang mengalami perubahan mood secara tiba-tiba bisa diindikasi bahwa mereka sedang mengalami gangguan mental. Terutama jika kondisi ini terjadi berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

3. Sulit Berkonsentrasi

Tanda ketiga bahwa anak mengalami gangguan mental adalah kesulitan dalam berkonsentrasi. Anak yang mengalami gangguan mental cenderung sulit untuk fokus atau memperhatikan sesuatu dalam jangka waktu yang lama. Ini juga menjadi penyebab menurunnya prestasi anak di sekolah.

6 dari 6 halaman

4. Menyakiti Dirinya Sendiri

ilustrasi anak kesulitan belajar
neurologyadvisor.com

Ini adalah salah satu tanda yang perlu untuk diwaspadai. Anak yang mengalami gangguan mental akan sering mengalami ketakutan dan kekhawatiran yang berlebihan. Perasaan tersebut biasanya akan berujung pada keinginannya untuk menyakiti dirinya sendiri.

Selain itu, pada kasus yang lebih ekstrem, anak yang tidak mendapatkan solusi pada masalahnya tidak menutup kemungkinan akan melakukan percobaan menyakiti diri sendiri dengan bunuh diri.

5. Munculnya Masalah Kesehatan

Tanda dari gangguan mental yang terjadi pada anak juga berhubungan dengan masalah kesehatan fisik. Anak yang mengalami gangguan mental akan mengalami misalnya sakit kepala, sakit perut, dan lain sebagainya. Hal ini biasanya juga diikuti dengan berbagai masalah yang lain.

Anak yang mengalami gangguan mental juga akan mengalami nafsu makan yang menurun. Itu akan menyebabkan anak mengalami penurunan berat badan.

[mff]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini