Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Perbedaan TOEFL dan IELTS, Wajib Diketahui Sebelum Ambil Tes Ujian

5 Perbedaan TOEFL dan IELTS, Wajib Diketahui Sebelum Ambil Tes Ujian Ilustrasi ujian. ©Shutterstock

Merdeka.com - Tes bahasa Inggris kerap menjadi syarat utama dalam mendaftar studi maupun pekerjaan. Terutama bagi Anda yang hendak melanjutkan ke luar negeri. Tak jarang perbedaan TOEFL dan IELTS pun acap membuat Anda kebingungan untuk menentukan yang terbaik. Jika pihak yang bersangkutan, tidak mencantumkan, harus hasil tes TOEFL dan IELTS.

Jika Anda perlu mengikuti ujian untuk membuktikan kemampuan bahasa Inggris, TOEFL dan IELTS adalah dua pilihan paling populer di luar sana.

Patut diketahui, skor TOEFL diterima oleh lebih dari 11.000 universitas di 150 negara termasuk Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, Selandia Baru, Prancis, dan Jerman. Di antara kedua ujian tersebut, TOEFL disukai di AS, sedangkan IELTS lebih disukai di negara lain. Tapi tak masalah, IELTS juga dipercaya oleh 25 universitas top di AS.

Perbedaan TOEFL dan IELTS secara umum yang terkenal. TOEFL (test of English as a Foreign Language) akan menguji kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris Anda, khususnya bidang akademik dan institusi pendidikan.

Sedangkan IELTS (International English Language Testing System) adalah uji coba kemampuan berbahasa Inggris, menggunakan British English dan lebih dipilih oleh institusi di Inggris, serta negara-negara persemakmuran, seperti Australia atau Selandia Baru.

Masih ada banyak perbedaan TOEFL dan IELTS lainnya yang patut dipahami. Baik dari segi materi, model pertanyaan, durasi waktu, hingga harga untuk mendaftar.

Jika Anda masih merasa kalut dalam menentukan pilihan di antara keduanya. Sebaiknya simak terus mengenai perbedaan TOEFL dan IELTS berikut ini, seperti dihimpun dari berbagai sumber, Selasa (15/2).

Mengenal TOEFL

ilustrasi ujian di universitas cambridge

Ilustrasi ujian di Universitas Cambridge, guardian.co.uk ©2013 Merdeka.com

TOEFL adalah ujian kecakapan bahasa Inggris yang diproduksi oleh ETS, organisasi yang sama yang mengembangkan GRE (ujian untuk penerimaan sekolah pascasarjana) dan beberapa tes lainnya. Terdapat sejumlah versi TOEFL, baik berbasis kertas atau berbasis komputer.

Tapi di sini, kita akan fokus pada TOEFL iBT yang dikelola melalui internet. Karena TOEFL iBT sejauh ini jadi versi TOEFL yang paling umum diambil. Sebelum membahas perbedaan TOEFL dan IELTS, kita simak dahulu bagian dari setiap ujian ini, seperti berikut:

1. Format TOEFL

TOEFL berlangsung sekitar 3,5 jam dan mencakup empat bagian, yakni membaca, mendengarkan, berbicara dan menulis. Untuk setiap bagian, Anda akan menerima skor 0-30. Skor ini kemudian dijumlahkan. Berarti total skor TOEFL Anda adalah dari 0-120.

2. TOEFL Reading

Ujian membaca akan tersedia 36-56 pertanyaan dengan durasi 60-80 menit. Lalu akan ada tiga atau empat bagian dari teks akademik yang harus dibaca dan dijawab.

Ada tiga jenis pertanyaan, yaitu pilihan ganda, pertanyaan di mana siswa harus memasukkan kalimat ke tempat yang tepat dalam sebuah paragraf, serta pertanyaan di mana siswa harus mengurutkan informasi dengan benar ke dalam bagan atau tabel ringkasan.

3. TOEFL Listening

bahasa inggris

© Kidsdailies.com

Bagian mendengarkan ada 4 sampai 6 rekaman, masing-masing diikuti oleh serangkaian pertanyaan. Rekaman tersebut mirip dengan percakapan yang ditemui dalam kehidupan akademik sehari-hari. Pertanyaan berupa pilihan ganda atau mengharuskan Anda untuk mencocokkan objek atau teks.

4. TOEFL Speaking

Dua tugas pertama yang Anda kerjakan adalah berbicara mandiri yang mengacu pada ide, pendapat, dan pengalaman Anda saat merespons. Tugas sisanya adalah tugas terintegrasi.

5. TOEFL Writing

Bagian menulis memiliki dua tugas, yakni menulis terpadu dan menulis mandiri. Menulis terpadu, Anda akan mendengar rekaman pendek dan membaca bagian pendek. Kemudian diberi waktu 20 menit untuk merangkum dan membandingkan informasi. Panjang respons yang disarankan adalah 150-225 kata.

Mengenal IELTS

001 siti rutmawati

©www.usnews.com

IELTS adalah ujian kemahiran bahasa Inggris yang dimiliki bersama oleh British Council dan IDP: IELTS Australia dan Cambridge English Language Assessment. IELTS juga memiliki dua versi, yaitu IELTS Academic dan IELTS General Training.

IELTS Academic adalah untuk orang yang mendaftar pendidikan tinggi atau profesi. Sementara IELTS General Training adalah untuk orang-orang yang bepergian ke negara-negara berbahasa Inggris untuk pendidikan menengah, atau pengalaman kerja.

Tapi kali ini kita akan fokus pada IELTS Academic. Karena ini adalah versi untuk siswa yang mendaftar ke lembaga sarjana dan pascasarjana. Meski begitu, kedua jenis IELTS ini memiliki sistem penilaian yang sama dan format yang serupa.

IELTS akan menguji kemampuan Anda untuk membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara bahasa Inggris. Meskipun IELTS berbasis di Inggris, Anda dapat menggunakan ejaan Inggris atau Amerika.

1. Format IELTS

Total waktu IELTS adalah 2 jam 45 menit. Di sini juga memiliki empat bagian yang mirip dengan TOEFL, tapi dalam urutan yang berbeda. Di IELTS, untuk setiap bagian Anda akan menerima skor dari 0-9. Skor keseluruhan adalah rata-rata dari keempat skor tersebut.

Berbeda dengan TOEFL, yang harus Anda ambil sekaligus. Untuk IELTS, Anda bisa mengambil bagian speaking hingga seminggu sebelum atau sesudah bagian lain.

2. IELTS Listening

Anda akan mendengar empat rekaman, dengan rincian: dua set dalam konteks sosial sehari-hari, satu set dalam konteks pendidikan, dan satu lagi tentang kuliah atau universitas. Setiap rekaman ada 10 pertanyaan untuk Anda jawab.

Ada beberapa jenis pertanyaan antara lain pilihan ganda, menjodohkan, pelabelan diagram, penyelesaian kalimat, dan jawaban singkat.

3. IELTS Reading

Terdapat tiga bagian di IELTS reading, masing-masing diikuti sekitar 10-15 pertanyaan. Biasanya diambil dari buku, jurnal, majalah, dan surat kabar.

ilustrasi belajar bahasa inggris

Ilustrasi belajar bahasa Inggris ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Isa Fernandez Fernandez

4. IELTS Writing

Terdapat dua tugas di bagian menulis. Pertama, Anda harus menjelaskan sepotong informasi visual, seperti grafik, tabel, bagan, atau diagram dengan kata-kata Anda sendiri. Menulis setidaknya 150 kata, dan disarankan dengan durasi 20 menit.

Kedua, akan disajikan dengan topik dengan sudut pandang dalam argumen atau diskusi. Menulis setidaknya 250 kata tentang topik ini, dengan gaya penulisan akademis. Disarankan dalam durasi sekitar 40 menit.

5. IELTS Speaking

Bagian IELTS speaking, Anda akan melakukan wawancara lisan dengan penguji. Tanggapan Anda akan direkam. Bagian ini terdiri dari:

- Bagian 1: Penguji akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang familiar, tentang pekerjaan, keluarga, studi, dan minat Anda.

- Bagian 2: Penguji akan memberi Anda artu dengan topik yang harus didiskusikan. Anda diberi waktu satu menit untuk mempersiapkan diri, kemudian harus berbicara selama dua menit. Lalu menjawab satu atau dua pertanyaan lanjutan.

- Bagian 3: Anda dan penguji akan melanjutkan untuk membahas topik yang disajikan di bagian 2 secara lebih mendalam selama empat sampai lima menit.

Perbedaan TOEFL dan IELTS

inggris

Ilustrasi Bahasa Inggris ©2017 Merdeka.com

Sekarang Anda sudah memiliki gambaran umum tentang masing-masing ujian. Pikirkan baik-baik sebelum memutuskan TOEFL dan IELTS. Berikut ini beberapa perbedaan TOEFL dan IELTS yang patut Anda ketahui:

1. Pilihan Ganda vs. Jawaban Singkat

Perbedaan TOEFL dan IELTS yang utama adalah bagian Reading dan Listening. Anda harus menulis jawaban sendiri untuk banyak pertanyaan di IELTS. Sementara semua pilihan jawaban akan diberikan kepada Anda di TOEFL. Anda tidak perlu memberikan jawaban sendiri.

Contohnya, kedua ujian memiliki pertanyaan yang mengharuskan Anda membuat daftar acara atau langkah yang disusun dengan benar. Pada TOEFL, langkah-langkahnya sudah diberikan, dan Anda hanya perlu meletakkan dalam urutan yang benar.

2. Berbasis Komputer vs. Berbasis Kertas

Perbedaan TOEFL dan IELTS yang kedua. Soal TOEFL vs IELTS juga merupakan soal komputer vs paper testing.

Jika Anda lebih cepat mengetik daripada menulis, memiliki tulisan tangan yang berantakan atau lebih suka komputer daripada tes kertas, Anda mungkin lebih suka TOEFL.

Tapi jika Anda lebih suka menuliskan jawaban dan tidak begitu akrab dengan keyboard bahasa Inggris, Anda mungkin akan menemukan IELTS lebih mudah.

3. Teks yang Digunakan untuk Bagian Reading

Perbedaan TOEFL dna IELTS selanjutnya di bagian reading. Kedua ujian tersebut menggunakan jenis teks yang berbeda.

IELTS menggunakan teks akademik serta kutipan dari surat kabar dan majalah. TOEFL hanya menggunakan teks akademik, yang berarti bagian bacaannya seringkali lebih padat dengan kosakata dan konsep yang lebih menantang untuk dipahami.

ilustrasi ujian

©Shutterstock

4. Panjang Esai yang Direkomendasikan

TOEFL dan IELTS mengharuskan untuk menulis dua esai untuk bagian Writing. Namun, IELTS memberi Anda waktu 60 menit untuk menulis 400 kata yang direkomendasikan. Sementara TOEFL hanya memberi Anda 50 menit dan direkomendasikan sekitar 500 kata.

Untuk kedua ujian ini, Anda masih dapat mengirimkan esai meski tidak memenuhi jumlah kata tersebut. Tapi mungkin Anda akan kehilangan poin karena tidak mendapatkan tanggapan yang komprehensif.

5. Wawancara Berbasis Komputer vs. Wawancara Lisan

Perbedaan TOEFL dan IELTS yang terakhir. Pada TOEFL, bagian Speaking seperti semua bagian tes lainnya, dilakukan melalui komputer. Anda akan mendengar rekaman pertanyaan dan berbicara ke mikrofon untuk memberikan jawaban.

Sedangkan IELTS, Anda benar-benar akan melakukan percakapan tatap muka dengan penguji. Ini adalah salah satu perbedaan terbesar dalam diskusi TOEFL vs. IELTS untuk dipertimbangkan.

Sejumlah orang merasa berbicara dengan sosok nyata akan lebih menegangkan dan menyukai TOEFL. Sementara yang lain, mungkin merasa lebih mudah dan alami untuk melakukan percakapan secara langsung dengan seseorang. Dari pada berbincang tanpa suara selama beberapa menit.

Selain itu, bagian Speaking di TOEFL selalu merupakan bagian ketiga dari ujian. Sedangkan di IELTS, Anda dapat mengikuti bagian ini hingga seminggu sebelum atau sesudah tes lainnya.

(mdk/kur)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP