Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Putri Konglomerat Nongkrong di Warteg, Ngobrol Kehidupan jadi Anak Orang Tajir

2 Putri Konglomerat Nongkrong di Warteg, Ngobrol Kehidupan jadi Anak Orang Tajir 2 Putri Konglomerat Nongkrong di Warteg. YouTube Grace Tahir ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Belum lama ini dua putri konglomerat Indonesia nongkrong di warteg. Mereka adalah Grace Tahir dan Valencia Tanoe. Sembari menikmati santapan, keduanya asyik mengobrol membicarakan kehidupan. Apalagi keduanya sama-sama merupakan anak orang kaya.

Valencia juga membicarakan mengenai keluarganya dan kerjaan bisnis keluarga Hary Tanoesoedibjo. Lantas bagaimana obrolan dua putri konglomerat tentang kehidupan menjadi anak orang kaya?

Melansir dari akun YouTube Grace Tahir, Minggu (26/6), simak ulasan informasinya berikut ini.

Ekspektasi Hary Tanoesoedibjo

Valencia Tanoe, putri kedua Hary Tanoesoedibjo membongkar kehidupannya menjadi anak orang kaya. Menurutnya, kekayaan dan segala keistimewaan yang dimiliki ini merupakan berkat baginya. Namun hal itu juga menjadi tanggung jawabnya untuk bisa berkontribusi dan menjaganya.

"Siapa yang belum ke bisnis keluarga sekarang?," tanya Grace Tahir.

2 putri konglomerat nongkrong di warteg

YouTube Grace Tahir ©2022 Merdeka.com

"2 adik perempuan gue. Karena adik gue yang cowok masih sekolah, kakak gue di Kementerian," jawab Valencia Tanoe.

"Ada enggak sih ekspektasi dari seorang Pak Hary itu untuk anak-anaknya semua untuk hari kelak ya meneruskan family business nya Pak Hary ini?," tanya Grace.

"Sebenarnya sih pasti harapan dari orangtua ada ya, bukan paksaan tapi is more kaya harapan. Karenakan dari segi orangtua kan mereka melakukan semua ini kan untuk kita gitu, they work so hard. Since I was young juga sadar lah kaya orangtua tuh kerja keras. Jadi ada sisi di mana ini berkat buat kita sekaligus jadi tanggung jawab kita bisa kontribusi dan menjaga warisan keluarga gitu sih," jelas Valencia.

Beban dari Bisnis Keluarga

Tak bisa dipungkiri, bisnis keluarga terkadang cukup rumit dan ada beban tersendiri. Bagi Valencia, bisnis keluarga ini tentu ada segi bebannya namun tidak terlalu buruk untuk dijalani. Mengingat ada tanggung jawab besar yang sedang dipikulnya. 2 putri konglomerat nongkrong di warteg

YouTube Grace Tahir ©2022 Merdeka.com

"Beban enggak sih? Bisnis keluarga kadang rumit kan," tanya Grace."Dari segi beban sih pasti ada ya, burden nya in a way tidak terlalu buruk juga. Cuma maksudnya in a way itu menjadi sesuatu yang pressure kita karena tanggung jawabnya besar. Kita kan di kantor juga ada 30 ribu karyawan kan, totalnya. Jadinya enggak bisa cuma mikirin diri kita sendiri sama apa yang kita mau," ungkap Valencia, putri kedua Hary Tanoesoedibjo.

Bertengkar Karena Bisnis

Sebagai lima bersaudara, tentu saja Valencia pernah merasakan bertengkar sesama saudara. Akan tetapi, pertengkaran tersebut tidak sampai ke dunia bisnis. Sebab, sang ayah telah menempatkan anak-anaknya di bisnis yang berbeda-beda.2 putri konglomerat nongkrong di warteg

YouTube Grace Tahir ©2022 Merdeka.com

"Aku merasa orangtua ku juga lumayan penuh pertimbangan tentang itu (berantem sesama saudara) ya. Dari dulu mungkin dia sudah lihat banyak usecase dan segalanya bahwa keluarga itu bisa berantem di bisnis. Tapi karena kita ditaruh di bisnis yang berbeda-beda gitu, jadi kita independently fokus sama hal yang berbeda-beda," lanjutnya."Tapi kita saling berkolaborasi dan kita bersinergi. Bisnis ya enggak bisa berdiri sendiri. Kita saling bikin keputusan di tempat kita sendiri, tapi dalam waktu yang sama, kita bekerja sama. Kalau misalnya ada proyek yang kita kerjain sama-sama, yang pernah gue alami adalah saling suportif sih. Walaupun kita mempunyai ketidak setujuan, kita enggak ngomong itu depan orang-orang, kita ngomongnya di belakang saja," tambahnya.

Nilai Terbesar dari Orangtua

Menjadi putri konglomerat, Valencia tentu banyak mengambil nilai-nilai yang diajarkan oleh orangtuanya. Menurut putri kedua Hary Tanoesoedibjo ini, harus berpegang kepada Tuhan menjadi salah satu nilai terbesar dan terpenting dari orangtuanya.2 putri konglomerat nongkrong di warteg

YouTube Grace Tahir ©2022 Merdeka.com

"Apa nilai terbesar dari papa atau mama kamu yang masih kamu pegang sampai sekarang?" tanya Grace."Sebenarnya sih dari kecil karena keluarga gue Kristen banget ya, itu sebenarnya harus berpegang sama Tuhan sih. Itu salah satu yang paling penting ya. Itu sih yang menurut gue makin tua gue makin penting,"

Keinginan di Masa Depan

Dia juga mengungkapkan keinginannya di masa depan. Dia ingin bisa menjadi sosok figur yang menginspirasi. Terutama bagi para wanita dan anak-anak muda.2 putri konglomerat nongkrong di warteg

YouTube Grace Tahir ©2022 Merdeka.com

"Di masa depan, kamu mau orang mikir apa ketika mendengar nama Valencia Tanoe?," tanya Grace."Pengin nya sampai ke depannya makin tua ya makin wise (bijak) ya dan orang-orang bisa lihat sebagai figur yang menginspirasi. Maksudnya bisa dicontoh khususnya untuk orang-orang muda dan cewek pada umumnya. Karena kita perempuan kan dan kita juga kerja. Pengin nya sih se simple itu sih, figur yang positif lah intinya gitu sih," ujarnya.

Video 2 Putri Konglomerat Nongkrong di Warteg

Dua putri konglomerat Indonesia,  Grace Tahir dan Valencia Tanoe nongkrong di warteg. Sembari menikmati santapan, keduanya asyik mengobrol membicarakan kehidupan. Apalagi keduanya sama-sama merupakan anak orang kaya.Berikut videonya.

(mdk/tan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Perjalanan Hidup Anak Pemulung Hingga Punya 47 Cabang Kedai Cokelat, Gagal Berkali-kali tapi Tak Pernah Menyerah
Perjalanan Hidup Anak Pemulung Hingga Punya 47 Cabang Kedai Cokelat, Gagal Berkali-kali tapi Tak Pernah Menyerah

Irham memulai perjalanan karirnya saat masih kuliah. Saat itu dia senang mempelajari ilmu yang berkaitan dengan pengembangan diri.

Baca Selengkapnya
Pria ini Bangunkan Warga untuk Sahur dengan Cara Unik, Putar Terompet Ala Militer Bak Kumpulkan Prajurit Apel
Pria ini Bangunkan Warga untuk Sahur dengan Cara Unik, Putar Terompet Ala Militer Bak Kumpulkan Prajurit Apel

Sedikit berbeda dari yang lain, ia menuangkan kesan ‘militer’ dalam cara membangunkannya.

Baca Selengkapnya
Kena Sindrom Orang Kaya Baru, Warga Pati Ini Sukses Bangkit Usai Bangkrut dan Punya Banyak Utang
Kena Sindrom Orang Kaya Baru, Warga Pati Ini Sukses Bangkit Usai Bangkrut dan Punya Banyak Utang

Saat berada di puncak kekayaan, sindrom Orang Kaya Baru (OKB) membawanya kembali ke titik terendah.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Cara Warga Ngecor Jalan Satu Ini Curi Perhatian, Akhirnya Tak Terduga
Cara Warga Ngecor Jalan Satu Ini Curi Perhatian, Akhirnya Tak Terduga

Warganet sempat mengira ada salah satu warga yang hendak mengganggu proses pengecoran jalan. Tapi ternyata cerita sebenarnya tak sesuai dugaan mereka.

Baca Selengkapnya
Tinggalkan Pekerjaan di Kota Besar Pilih Pulang Kampung agar Dekat dengan Anak Istri, Kisah Pedagang Kelontong Asal Tuban Ini Bikin Haru
Tinggalkan Pekerjaan di Kota Besar Pilih Pulang Kampung agar Dekat dengan Anak Istri, Kisah Pedagang Kelontong Asal Tuban Ini Bikin Haru

Pendapatannya saat ini jauh lebih sedikit tapi ia mengaku bahagia

Baca Selengkapnya
Tak Kenal Gengsi, Perempuan 20 Tahun Ini Sukses Jadi Juragan Sapi dan Raup Omzet Ratusan Juta
Tak Kenal Gengsi, Perempuan 20 Tahun Ini Sukses Jadi Juragan Sapi dan Raup Omzet Ratusan Juta

Menjadi anak tunggal bukan alasan dirinya mudah menggapai kesuksesan.

Baca Selengkapnya
Mengurungkan Niat Berangkat Ke Jepang Untuk Bekerja, Pemuda Ini Memilih Berternak Entok 'Alhamdulillah Sudah Punya Mobil dan Menikah'
Mengurungkan Niat Berangkat Ke Jepang Untuk Bekerja, Pemuda Ini Memilih Berternak Entok 'Alhamdulillah Sudah Punya Mobil dan Menikah'

Berbekal kesungguhan dan keyakinan, nyatanya ternak yang dijalaninya membuahkan hasil tak terduga. Ia sukses menjadi seorang peternak entok muda.

Baca Selengkapnya
Awal Mula Kecurigaan Warga soal Pembunuh Bocah Tewas dalam Karung Mengarah ke Pria Tua Tetangga Korban
Awal Mula Kecurigaan Warga soal Pembunuh Bocah Tewas dalam Karung Mengarah ke Pria Tua Tetangga Korban

Warga Bekasi sudah curiga sejak lama dengan gelagat DS (61), terduga pelaku pembunuhan bocah perempuan dalam karung

Baca Selengkapnya
Tiga Warga Tersengat Ikan Pari saat Asyik Berenang di Pantai Widuri, Satu Orang Pingsan
Tiga Warga Tersengat Ikan Pari saat Asyik Berenang di Pantai Widuri, Satu Orang Pingsan

Dari tiga orang tersebut, satu orang S (34) di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit karena tak sadarkan diri.

Baca Selengkapnya