14 Fakta Virus Corona Menurut WHO, Bawang Putih Hingga Lampu Ultraviolet

Kamis, 2 April 2020 14:11 Reporter : Mutia Anggraini
14 Fakta Virus Corona Menurut WHO, Bawang Putih Hingga Lampu Ultraviolet Alat tes virus corona. ©Reuters

Merdeka.com - Berbagai kemudahan akses informasi yang semakin meningkat di era digital membuat masyarakat berbondong-bondong mencari dan mendapatkan informasi mengenai virus corona covid-19. Banyak pula informasi yang salah kaprah beredar di kalangan masyarakat dengan cepat.

Di tengah pandemi virus corona covid-19 ini, memilih informasi dan mengecek kebenarannya adalah hal yang bijak untuk dilakukan. Sebab, tentu saja hal tersebut akan mengurangi kecemasan yang dapat berakibat menurunnya sistem imun untuk menangkal virus.

Dilansir dari Liputan6, WHO melalui laman resminya telah merilis beberapa fakta terkait dengan virus corona covid-19 untuk menangkal berita hoaks yang beredar. Berikut rangkumannya:

1 dari 14 halaman

Cuaca Panas

ilustrasi cuaca panas

Â2012 Shutterstock/VladisChern

Virus corona covid-19 dapat menular dalam cuaca yang panas dan lembab. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator yang selalu diperhatikan. Sebab, virus corona covid-19 ini telah menyebar hampir ke seluruh penjuru dunia.

Jaga selalu kebersihan diri dan cuci tangan setelah beraktivitas. Serta lakukan berbagai tindakan pencegahan guna menangkis virus corona.

2 dari 14 halaman

Cuaca Dingin

001 siti rutmawati

stemjobs.com

WHO merilis fakta yang menyatakan bahwa cuaca dingin dan salju tidak dapat membunuh virus corona covid-19.

Hal ini terbukti dengan terinfeksinya seluruh negara yang ada di Benua Eropa dan sebagian besar negara di Benua Amerika yang notabenenya merupakan negara-negara yang memiliki iklim dingin.

3 dari 14 halaman

Mandi Air Hangat

ilustrasi mandi

Shutterstock/Glaze Image

Beredar di kalangan masyarakat bahwa mandi air hangat dapat membunuh virus corona covid-19. Faktanya, WHO menegaskan bahwa mandi air hangat tidak dapat membunuh virus corona covid-19.

4 dari 14 halaman

Gigitan Nyamuk

malaria

huffingtonpost.com

Gigitan nyamuk menjadi salah satu hal yang dikhawatirkan oleh masyarakat. Sebab, gigitan nyamuk dipercaya dapat membawa virus corona covid-19 dan ditularkan ke manusia.

Faktanya, WHO menyatakan secara tegas bahwa nyamuk tidak dapat membawa dan menularkan virus corona covid-19 ke manusia melalui gigitan. Sebab, hingga saat ini belum terdapat bukti yang cukup kuat yang menunjukkan bahwa penyebaran virus corona covid-19 dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk.

5 dari 14 halaman

Blower

009 siti rutmawati

www.beautystylo.com

Blower atau alat pengering tangan yang digunakan setelah mencuci tangan dinyatakan belum teruji secara klinis dan efektif untuk membunuh virus corona covid-19.

Akan lebih baik apabila membersihkan dan mengeringkan tangan setelah mencuci tangan dengan menggunakan tisu bersih. Setelah digunakan, segeralah buang tisu kotor tersebut ke tempat sampah.

6 dari 14 halaman

Lampu Ultraviolet

ilustrasi lampu led

Shutterstock.com/nikkytok

Banyak kalangan masyarakat yang percaya pada kegunaan lampu ultraviolet untuk membunuh virus corona covid-19. Namun, pada nyatanya WHO mengungkapkan bahwa lampu ultraviolet tidak dapat membunuh virus corona covid-19 secara langsung.

Lampu ultraviolet disinyalir hanya dapat menyebabkan masalah kesehatan pada kulit. Sebab, radiasi sinar ultraviolet yang dihasilkan dapat menyebabkan kerusakan dan iritasi pada kulit.

7 dari 14 halaman

Pemindai Termal

pemindai termal

2020 Merdeka.com

Pemindai termal banyak digunakan oleh masyarakat untuk mendeteksi secara dini infeksi virus corona covid-19 melalui pengukuran suhu tubuh.

Nyatanya, alat ini diklaim WHO tidak secara efektif dapat mendeteksi seseorang yang terinfeksi virus corona covid-19. Sebab, alat ini hanya dapat mendeteksi gejala demam.

8 dari 14 halaman

Alkohol

gedung nusantara disemprot disinfektan

2020 Liputan6.com/JohanTallo

Sebagian orang percaya pada kegunaan alkohol yang dapat mematikan virus corona covid-19. Namun, faktanya penggunaan alkohol dan senyawa klorin ke seluruh tubuh tidak mampu secara efektif mencegah dan membunuh virus pada tubuh. Melainkan lebih efektif untuk membunuh virus corona covid-19 yang berada di jaringan luar permukaan kulit tubuh.

Penggunaan alkohol dan klorin yang terlalu berlebihan justru berbahaya dan dapat menimbulkan gangguan kesehatan. WHO menyarankan agar penggunaan alkohol dan senyawa klorin ini direkomendasikan oleh tenaga medis.

9 dari 14 halaman

Vaksin Pneumokokus dan Haemophilus Influenza B

penelitian vaksin corona di as

2020 REUTERS/Bing Guan


Vaksin ini dikenal sebagai tindakan pengobatan pada pasien dengan gangguan pneumonia dan penyakit pernapasan. Namun, faktanya vaksin ini tidak terbukti secara ampuh dan efektif untuk melawan virus corona covid-19.

10 dari 14 halaman

Garam

himalaya

shutterstock

Tidak dibenarkan untuk mencuci hidung menggunakan air garam untuk membunuh virus corona covid-19. Sebenarnya, hal ini dapat dilakukan untuk mengobati orang dengan gangguan kesehatan seperti flu biasa.

11 dari 14 halaman

Bawang Putih

bawang putih

2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Fakta virus corona yang selanjutnya adalah bawang putih yang belum ada bukti secara jelas dapat melindungi orang dari infeksi virus tersebut.

Namun, hal yang dibenarkan adalah senyawa yang terkandung di dalamnya bersifat antimikroba.

12 dari 14 halaman

Sasaran Infeksi

prancis evakuasi pasien covid 19 pakai kereta cepat

THOMAS SAMSON/POOL/AFP


Fakta virus corona yang menjadi sorotan selanjutnya adalah sasaran kelompok usia yang dapat terinfeksi. Secara tegas, WHO menuturkan bahwa semua kalangan usia dapat terinfeksi virus corona covid-19 apabila tertular.
Namun, yang cukup menjadi perhatian adalah virus corona covid-19 ini rentan menginfeksi parah pada orang yang memiliki riwayat penyakit kronis.

13 dari 14 halaman

Antibiotik

004 siti rutmawati

running.competitor.com


WHO merilis fakta mengenai antibiotik diklaim mampu mengobati dan mencegah virus corona covid-19. Hingga saat ini, konsumsi antibiotik belum mampu melawan virus corona dengan efektif.

Antibiotik hanya dapat bekerja secara efektif untuk melawan bakteri dan kuman yang ada di tubuh manusia.

14 dari 14 halaman

Vaksin Virus Corona

penelitian vaksin corona di as

2020 REUTERS/Bing Guan


Hingga saat ini, faktanya belum ditemukan vaksin yang dapat mengobati orang dengan infeksi virus corona covid-19. Namun, tenaga medis dan pihak-pihak terkait di seluruh dunia sedang mengupayakan hal tersebut.

[mta]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini