10 Cara Merawat Bayi Baru Lahir Bagi Pasangan Muda

Kamis, 28 November 2019 14:01 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
10 Cara Merawat Bayi Baru Lahir Bagi Pasangan Muda Ilustrasi bayi. ©‚©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Phase4Photography

Merdeka.com - Cara merawat bayi baru lahir penting diketahui dan dipelajari oleh para orangtua baru. Hal ini dikarenakan merawat bayi baru lahir bukanlah hal mudah. Tidak hanya menguras tenaga, tetapi terkadang menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian orangtua.

Berikut merdeka.com merangkum beberapa cara merawat bayi baru lahir yang bisa digunakan sebagai panduan orangtua:

1 dari 5 halaman

Merawat Tali Pusar

pusar rev1

Tali pusar atau tali pusat menjadi urutan pertama sekaligus perhatian khusus saat merawat bayi baru lahir. Biasanya tali pusat akan terlepas sendiri, selama kurun waktu 4 hari. Namun di beberapa kondisi, lepasnya tadi pusar bisa memakan waktu lebih lama mencapai beberapa minggu.

Tali pusar harus diberikan perhatian khusus untuk selalu dijaga kebersihannya, hal ini agar bayi terhindar dari resiko infeksi. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan untuk merawat tali pusar :

  • Pastikan tali pusat selalu dalam keadaan kering, jika basah terkena air segera bersihkan dengan kasa steril
  • Hindari tali pusat dari kotoran apapun
  • Mengutip dari doktersehat, untuk menjaga agar tetap steril, bersihkan tali pusat dengan kasa steril yang diberi alkohol 70%. Lakukan hal ini setiap hari sampe tali pusat kering dengan sendirinya.
2 dari 5 halaman

Menjaga Kebersihan

rev1

Jaga kebersihan dengan selalu membersihkan tangan saat akan memegang atau menggendong bayi. Untuk menjaga kebersihan dari si kecil, mandikan atau menyeka badan bayi dua kali sehari. Gunakan produk-produk bayi yang aman, serta pastikan kamar bayi bersih dan mendapatkan sirkulasi udara yang lancar. Untuk bayi dengan tali pusar belum mengering, sebaiknya tidak usah dimandikan terlebih dahulu, tetapi bisa diseka menggunakan kain.

Perhatikan Produk untuk Kulit Bayi

Gunakan produk kosmetika untuk kulit bayi yang sudah teruji secara klinis baik untuk kulit bayi. Kosmetika bayi berupa baby lotion, baby oil, baby powder, baby cream, cologne, dan hair lotion. Jika bayi yang baru lahir bereaksi timbul bercak-bercak merah di kulit, maka kemungkinan bayi alergi pada kandungan kosmetika tertentu. Sebaiknya hentikan pemakaian.

3 dari 5 halaman

Memberikan ASI

rev1

Air susu ibu atau ASI merupakan makanan yang paling baik untuk diberikan pada bayi baru lahir. ASI mengandung colostrum dan zat lain yang bagus untuk menjaga imunitas dan tumbuh kembang bayi. Umumnya, bayi diberi susu sekitar 10 kali dalam sehari. Tetapi, lebih baik jika ibu menyusui sesering mungkin sebelum bayi menangis.

Selalu perhatikan kuku bayi

Bayi yang berkuku panjang berpotensi untuk melukai kulitnya sendiri. Untuk itu, apabila tidak menggunakan sarung tangan pastikan kuku bayi dipotong dengan alat pemotong khusus.

Ritual Tidur

Untuk menjaga bayi tidur lelap pada malam hari, lakukan ritual tidur seperti mandikan bayi pada sore hari dengan air hangat yang di tetesi baby bath. Jika memasuki jam malam sekitar jam 8 pijat bayi dengan baby oil atau lotion, bubuhi badan bayi dengan baby powder, lalu ganti semua pakaiannya, dan ciptakan suasana tenang di kamar. Bisa juga memasang aromaterapi yang wanginya cocok dan aman untuk bayi.

4 dari 5 halaman

Perhatikan Lingkungan

Usahakan lingkungan kamar bayi tidak terlalu ramai dan berisik dan memiliki suhu udara yang pas. Pastikan juga cahay lampu agar tidak jatuh tepat di depan mata bayi. Pastikan juga tidak ada gangguan serangga di sekitar bayi. Tetapi tidak dianjurkan untuk menggunakan obat pembasmi serangga di kamar bayi karena racunnya bisa saja menempel di baju dan barang-barang bayi.

Jaga kehangatan tubuh

Karena masih dalam masa penyesuaian, bayi biasanya harus selalu dalam kondisi hangat. Gunakan bedong untuk bayi, sarung tangan, serta topi untuk menutupi kepalannya.

5 dari 5 halaman

Kenali Penyakit Bayi

bayi

Sebagai orang tua harus mengenali beberapa penyakit yang bisa terjadi pada bayi baru lahir. Seperti ruam popok, hidung mampet, lidah berjamur, kolik, infeksi mata, serta demam pasca imunisasi. Biasanya bayi akan menangis dan rewel tidak seperti biasanya.

Segera cari tau alasannya dan atasi. Jika bayi mengalami ruam popok, segera bersihkan dan biarkan untuk sementara tidak menggunakan popok. Untuk hidung mampet, dan beberapa infeksi mintalah obat resep dari dokter. Untuk kolik pada bayi, umumnya bisa diatasi dengan membuat nyaman bayi seperti disusui, diusap, atau diayun perlahan

Bawa bayi keluar

Sesekali bawalah bayi anda keluar rumah untuk mendapatkan suasana baru. Hal ini bisa dilakukan di pagi hari sambil berjemur di bawah sinar matahari untuk memberikan asupan vitamin D kepada kulit bayi. Hal ini juga bisa menjadi bentuk refreshing untuk ibu apabila merasa penat berada di dalam rumah.

[khu]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini