Gunung Bromo Lontarkan Batu Pijar, Status Masih Waspada

Kamis, 14 Juli 2016 06:16
Gunung Bromo Lontarkan Batu Pijar, Status Masih Waspada (Foto:smeaker.com)

Merdeka.com - Berdasarkan pantauan Pos Pengamatan Gunung Bromo PVMB, aktivitas vulkanik Gunung Bromo semakin meningkat dibandingkan kondisi selama sebulan terakhir. Pantauan visual terakhir pada Rabu, 13 Juli 2016 cuaca masih cerah-mendung. Sedangkan kondisi angin tetap tenang dengan suhu mencapai 8-20 derajat celcius.

Asap kawah terlihat putih, dan sedikit berwarna kelabu kecokelat-cokelatan sedang-tebal. Untuk tinggi asap sendiri berkisar mencapai 300-1000 meter dari puncak kawah ke arah barat daya-timur

Beberapa kali terdengar dentuman dengan suara sedang, yang diiringi percikan sinar api secara samar-samar. Disusul dengan lontaran material pijar setinggi 50 meter dari puncak kawah, dan jatuh kembali ke dalam kawahnya. Sedangkan secara seismik terukur tremor amplitudo maksimum 1-15 mm dominan 2 mm.

Meskipun hujan abu tipis menerpa beberapa desa di sekitarnya seperti Lodokombo, Wonokerso dan Sumberanom, namun tidak mempengaruhi aktivitas warga. Bahkan sejauh ini, warga tetap berkegiatan seperti biasanya.

Hingga saat ini telah tercatat sebanyak 49 kali hembusan dengan amplitudo maksimum 15-26mm Lg 25-60 detik, dan 21 kali letusan amplitudo maksimum 22-35mm Lg 30-50 detik. Sehingga status Gunung Bromo tetap wapada (level II), dan para pendaki tetap diperbolehkan naik hingga radius satu kilometer.

Selain itu, aktiivitas Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang berjalan normal. Namun, petugas dihimbau untuk tetap waspada jika angin mengarah ke Barat hingga Barat daya. Hal itu dapat mempengaruhi keselamatan lalu lintas penerbangan.

Topik berita Terkait:
  1. Abu Vulkanik Bromo
  2. Gunung Bromo
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Sumber: Travel.dream.co.id

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini