Aksi Naruto dan Hanoman Bagi Telur Rebus, Penuhi Nutrisi Korban Pandemi

Rabu, 28 Juli 2021 12:00 Reporter : Ibrahim Hasan
Aksi Naruto dan Hanoman Bagi Telur Rebus, Penuhi Nutrisi Korban Pandemi Naruto dan Hanoman Bagi Telur©2021 Merdeka.com/Yoyok Sunaryo

Merdeka.com - Dua tokoh karakter ternama tiba-tiba muncul di tengah kota dengan kostum mereka yang unik. Bergaya ala tokoh kartun Naruto dan tokoh pewayangan Hanoman. Dandanan dua orang ini sontak selalu mencuri perhatian para pengendara dan pengguna jalan. Tujuan utama mereka ialah berbagi kebaikan, dengan membagikan telur rebus di jalanan.

Pandemi Covid-19 membuat kedua tokoh karakter ini tergerak untuk memenuhi kebutuhan nutrisi terdampak pandemi. Terlebih dengan adanya PPKM yang amat sangat memberatkan masyarakat dengan perekonomian yang rentan. Mereka ialah David berkostum ala Naruto dan Partika Subagyo yang mengenakan pakaian Hanoman. Bergaya bak turun ke bumi membantu rakyat yang dilanda pandemi.

Naruto dan Hanoman menyusuri jalanan Kota Solo yang saat itu terdampak Covid-19 dan berada dalam PPKM Level 4. Kasus Covid-19 yang tinggi mewajibkan masyarakatnya untuk lebih teliti dalam menjaga kebersihan dan meningkatkan sistem imun yang kuat.

005 ibrahim hasan

Naruto dan Hanoman Bagi Telur©2021 Merdeka.com/Yoyok Sunaryo

Dipilihnya tokoh Hanoman dan Naruto karena keduanya berkarakter pemberani, penolong, dan pembela kebenaran. Sesekali Naruto dan Hanoman ini berpose ala karakter mereka masing masing. Selain berbagi gizi, aksi mereka juga menjadi hiburan bagi para penerima bantuan. Tokoh Naruto dengan rambut pirangnya, dan Hanoman dengan jenggot putihnya. Tak jarang mereka diajak berfoto bersama pengguna jalan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Aksi simpatik mereka dilakukan secara berpindah-pindah agar tidak memicu kerumunan. Dibuatnya gerobak dari palet bekas dan diberi roda di empat sudutnya. Gerobak sederhana ini kemudian dipasangkan rantai di sisi depannya. Kedua rantai kemudian ditarik Naruto dan Hanoman. Bak menggunakan kekuatan super, dengan hati-hati menarik gerobak palet mengelilingi jalanan Kota Solo.

005 ibrahim hasan

Naruto dan Hanoman Bagi Telur©2021 Merdeka.com/Yoyok Sunaryo

Di depan pintu masuk Stadion Manahan Solo ini mereka berhenti sejenak. Berada di depan Patung Soekarno Membaca, mereka menemui para tukang becak dan para pejalan kaki. Namun tak jarang, para gelandangan, dan pengemis juga mereka jumpai di beberapa sudut kota. Merekalah para korban yang benar-benar secara langsung merasakan dampak pandemi.

Di gerobak nutrisi mereka mengangkut telur rebus, garam, teh panas, dan masker. Keberadaan Naruto dan Hanoman ini disambut baik oleh tukang becak dan para korban pandemi. Mereka tampak antusias, bagi mereka telur rebus menjadi penunjang sumber gizi yang kaya nutrisi guna meningkatkan daya tahan tubuh. Tiap orang akan menerima 3 butir telur rebu beserta garam, satu gelas teh, dan sejumlah masker.

005 ibrahim hasan

Naruto dan Hanoman Bagi Telur©2021 Merdeka.com/Yoyok Sunaryo

Di bawah terik mentari aksi mereka tak berhenti pada pembagian nutrisi. Naruto dan Hanoman juga turut mengingatkan betapa pentingnya melaksanakan protokol kesehatan. Memakai masker yang rapat, selalu mencuci tangan dengan sabun, dan tak lupa olahraga. Sesekali mereka melatih beberapa gerakan senam praktis yang dapat dipraktekkan di kemudian hari.

005 ibrahim hasan

Naruto dan Hanoman Bagi Telur©2021 Merdeka.com/Yoyok Sunaryo

Setidaknya 300 butir telur rebus mereka bagikan kepada orang yang membutuhkan. David dan Subagyo juga tergabung dalam unit kecil Penaggulangan Bencana Politeknik AKBARA Surakarta. Mereka berharap bisa menjadi contoh bagi setiap orang untuk lebih semangat dalam berbagi, terlebih kepada orang yang benar-benar terdampak pandemi di sekitar kita.

Mereka melabeli gerobak mereka dengan tulisan “Sarapan Level 4”, mengingat pandemi di level 4 begitu kritis dan perlu perhatian khusus. Begitupula nutrisi penunjang kesehatan tubuh yang wajib ikut serta diperhatikan agar terhindar dari berbagai penyakit. Terlebih imun yang kuat dan protokol yang sehat demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. [Ibr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini