Xiaomi sebut tak tahu soal Pocophone di Indonesia

Kamis, 12 Juli 2018 08:00 Reporter : Fauzan Jamaludin
Logo Xiaomi. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Pocophone dikabarkan bakal menjadi senjata baru Xiaomi. Tentu saja di luar seri Mi dan Redmi. Direncanakan seri tersebut dipersiapkan untuk masuk pasar Amerika Serikat. Menariknya adalah ternyata seri tersebut tak hanya dipersiapkan untuk pasar Amerika Serikat. Melainkan pula di Indonesia.

Hal itu diketahui dari situs Ditjen SDPPI, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengenai sertifikasi ponsel tersebut dan telah lolos. Sertifikasi tersebut, terdaftar adalah PT Erajaya Swasembada. Adapun nama perangkat yang terdaftar dalam sertifikasi tersebut adalah Pocophone F1. Perangkat itu terdaftar bersama Xiaomi Redmi 6 dan Redmi 6A.

Selain di situs SDPPI, nama smartphone ini juga muncul di situs sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri Kemeterian Perindustrian. Di situs tersebut tertulis kode MI M1805E10A yang merupakan kode Pocophone. Smartphone ini memiliki nilai TKDN 30,03 persen.

Hanya saja, ketika dikonfirmasi kepada pihak Xiaomi, mereka enggan menaggapinya. Country Manager Xiaomi Indonesia Steven Shi, justru menanyakan balik ke awak media yang melemparkan pertanyaan tersebut.

"Saya belum mendapat informasi dari kantor pusat soal itu," ujarnya ketika ditemui di Jakarta, Rabu (11/7).

Sekadar informasi, Pocophone disebut memiliki ukuran 6,4 inci yang tampil lebih ringkas karena memiliki desain bezeless. Ada kemungkinan model yang disertakan masih berupa purwarupa karena disebut sebagai P2.

Lebih lanjut disebut, perangkat ini akan memiliki RAM 6GB dengan opsi memori internal 64GB atau 128GB. Perangkat ini sudah mendukung 256QAM LTE, GNSS GPS + GLONASS + Beidou + Galileo.

Berbekal informasi itu, ada kemungkinan perangkat ini masuk dalam jajaran premium. Smartphone ini akan menjalankan MIUI 9, tapi spesifikasi lain dari perangkat ini masih misteri. [faz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini