WinMarket pede taklukan pasar UKM

Sabtu, 6 Agustus 2016 16:39 Reporter : Fauzan Jamaludin
WinMarket pede taklukan pasar UKM WinMarket pede taklukan pasar UKM. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Berdasarkan data dari Frost & Sullivan memperkirakan bahwa ukuran pasar e-commerce Indonesia di tahun 2019 bisa mencapai USD3,8 miliar atau setara dengan Rp 52 triliun dengan pertumbuhan sebesar 31,1 persen. Hal inilah yang kemudian melandasi munculnya toko online baru. Sebut saja, WinMarket.

WinMarket memang baru diperkenalkan ke publik pada Jumat kemarin (05/08). Meskipun baru diperkenalkan, WinMarket nampaknya tak takut terhadap persaingan e-commerce yang ada saat ini. Bahkan boleh dibilang mereka nekad namun diklaim perlu perhitungan.

Sekadar informasi, WinMarket ini merupakan anak usaha dari PT Bimasakti Multi Sinergi. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari website resminya, PT Bimasakti Multi Sinergi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi dan layanan untuk industri payment gateway.

Dikatakan, Didin Noor Ali, Director of Commercial & Partnership PT Bimasakti Multi Sinergi, WinMarket akan fokus untuk menggarap pasar UKM yang dianggapnya masih begitu besar dan masih sedikit yang tersentuh dengan teknologi.

"Dari sekitar 57,9 juta pelaku UKM, hanya lima persen yang sudah pakai teknologi digital, kebanyakan belum masuk ke internet karena keterbatasan resource. Pasar besar jangan hanya dinikmati pemain besar. Untuk itu, PT Bimasakti Multi Sinergi menghadirkan layanan untuk UKM," katanya saat acara jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta.

Sementara, menurut CEO PT Bimasakti Multi Sinergi, Ibnu Sunarto berpendapat jika selama setahun sejak diluncurkannya WinMarket menargetkan 100 ribu merchant dari UKM yang akan bergabung dengan 40 ribu SKU. Produk yang akan dipasarkan di dalamnya akan beragam dari fashion, produk lokal hingga produk elektronik populer lainnya.

"Transaksinya kita targetkan akan mencapai 800 ribu transaksi per bulan. Sedangkan untuk pembeli di WinMarket masih sangat besar potensinya, bisa mencapai 10 juta pengguna yang melakukan pembelian lewat layanan kami," tuturnya. [gni]

Topik berita Terkait:
  1. E Commerce
  2. UKM
  3. Online Shop
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini