Survei: Orang rela tidak mandi asal bisa akses Internet

Sabtu, 24 Maret 2012 12:06 Reporter : Ardini Maharani
Survei: Orang rela tidak mandi asal bisa akses Internet Ilustrasi foto orang yang kecanduan Internet (c) www.addiction-treatment.com

Merdeka.com - Mana yang akan anda pilih? Berhenti makan coklat, merokok, dan mandi atau berhenti sementara mengakses internet alias "offline"? Hasil survei terbaru lembaga US Study menemukan fakta yang mengejutkan. Ternyata orang Amerika Serikat dan inggris memilih tidak melakoni kegiatan sehari-hari seperti mandi atau merokok, ketimbang berhenti menjelajah dunia maya.

Bahkan satu dari lima pria atau wanita mengaku lebih baik tidak bercinta dulu daripada dilarang main internet, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Jumat (23/3) lalu.

Dari penelitian tersebut bisa terungkap, sekitar 10% orang memilih internet daripada mobil dan 7% memilih internet daripada mandi. Lembaga US Study bahkan menemukan sebanyak 83% orang Amerika akan mati-matian berhenti makan fast food, seandainya mereka dilarang berselancar di dunia maya.

Survei ini memperkuat perkiraan bahwa masa depan ekonomi dunia bakal bergantung pada Internet. Lembaga Boston Consulting Group memperkirakan pada 2016 mendatang akan ada pertumbuhan ekonomi global sebanyak 5% dengan nilai 2,6 trilyun Pound Sterling hanya dari pengguna internet!

Pelbagai survei berbeda juga menunjukkan betapa masyarakat masa kini kian sulit melepaskan diri dari Internet. Penelitian dari Universitas Maryland, Inggris menyatakan para siswa kampus itu terbiasa dengan internet yang menyala 24 jam.

Bila terjadi mati lampu, sebanyak 79% siswa menjerit, tertekan, tidak dapat mengontrol emosi, sampai menggigil. Gara-gara perilaku macam itu setiap kali gagal mengakses Internet, mereka bahkan bisa serupa orang yang kecanduan narkoba. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Inggris
  3. Internet
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini