Wabah Corona Merebak, Tiongkok Kini Bebas Polusi

Senin, 2 Maret 2020 14:29 Reporter : Indra Cahya
Wabah Corona Merebak, Tiongkok Kini Bebas Polusi Suasana kota-kota di China sepi akibat wabah virus corona. ©2020 REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

Merdeka.com - Merebaknya virus corona di Tiongkok yang memaksa adanya 'penguncian' banyak kota di negeri tirai bambu tersebut, justru membawa efek samping tak terduga.

Hal tersebut adalah turunnya polusi udara yang berkelanjutan.

Melansir Tech Insider yang mengutip NASA, disebut bahwa pihaknya melihat "penurunan yang signifikan" dalam kadar nitrogen dioksida berbahaya yang kerap ada di udara di kota besar Tiongkok.

Nitrogen Dioksida sendiri dikeluarkan oleh pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor, pembangkit listrik, serta mesin konstruksi.

Hal ini sangat memperburuk gejala pernapasan dan asma, dan banyak masalah kesehatan lainnya yang bisa disebabkan polusi ini.

Kota-kota di Tiongkok berada di peringkat paling tercemat di dunia, dengan kota Hotan dan Kashgar sebagai yang memiliki polusi terburuk menurut IQAir.

Baca Selanjutnya: NASA menerbitkan sebuah citra satelit...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini