UKM bisa coba platform buat kontrak online

Rabu, 8 Februari 2017 13:13 Reporter : Fauzan Jamaludin
UKM bisa coba platform buat kontrak online buatkontrak.com. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Pelaku usaha UKM biasanya kurang melek hukum. Terutama saat melindungi bisnis mereka dengan perjanjian kontrak. Pada dasarnya bukan hanya itu saja, tetapi mahalnya jasa hukum dan cenderung sulit diakses. Buatkontrak.com mencoba menjembatani persoalan itu.

"Selain itu, pengalaman pribadi tak bisa dilepaskan karena bisnis UKM Ayah saya pernah tertipu soal kontrak. Maka, kami ingin juga melindungi bisnis UKM dengan kontrak yang terjangkau," ungkap Rieke Caroline, Founder dan Managing Partner buatkontrak.com di Gedung Kemenkop dan UKM, Jakarta, Rabu (8/2).

Dikatakannya, dari sisi harga yang ditawarkan buatkontrak.com pun terjangkau. Sebagai contoh, harga pembuatan kontrak atau perjanjian dengan maksimal 10 halaman berbahasa Indonesia dihargai Rp 1 juta. Sementara jika menggunakan bahasa Inggris, harga Rp 2 juta.

"Legal tech bisa membuat cost jauh lebih terjangkau. Jadi tidak perlu tatap muka antara UKM dengan lawyer," terang dia.

Sejauh ini, pihaknya telah memiliki hampir seratus lawyer yang bergabung dan merupakan hasil kurasi. Diklaim mereka, para lawyer ini biasanya memiliki tarif ratusan USD per jam dan pembuatan satu kontrak bisa memakan sekurangnya dua digit juta rupiah. Artinya para lawyer yang akan membantu telah memiliki pengalaman, bukan dari lulusan baru.

Sementara itu, sepanjang kurang lebih 10 bulan berjalan, pihaknya telah memiliki ribuan user. Dari ribuan user itu, buatkontrak.com telah melayani ratusan UKM. Untuk satu lawyer, rata-rata mampu merampungkan ratusan kontrak dalam sebulan.

Terlepas dari itu, bagaimanapun buatkontrak.com merupakan sebuah bisnis yang membantu UKM untuk membuat kontrak. Mereka mengumpulkan para lawyer untuk membantu UKM. Maka tetap ada pendapatan bagi para lawyer dan buatkontrak.com sendiri. Mekanismenya yakni berbagi pendapatan.

"Tetapi lawyer lebih banyak. Konsepnya hampir sama dengan model Go-Jek dan Airbnb," ujarnya.

Dia pun mengatakan selama berjalannya buatkontrak.com, investasi yang dilakukam masih menggunakan dana pribadi. Sayangnya, Rieke tak menyebutkan jumlah investasi yang digelontorkan.

"Kami belum ada funding dari pihak investor," tutur dia. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Digital Startup
  2. UKM
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini