Uji Coba: Layar Samsung Galaxy Fold Mati Setelah Dilipat 120 Ribu Kali

Senin, 7 Oktober 2019 13:22 Reporter : Indra Cahya
Uji Coba: Layar Samsung Galaxy Fold Mati Setelah Dilipat 120 Ribu Kali Uji Coba Buka Tutup Samsung Galaxy Fold. ©2019 cnet.com

Merdeka.com - Samsung mengklaim bahwa smartphone lipat besutannya yakni Galaxy Fold memiliki 'umur' lipatan hingga 200.000 lipatan. Samsung pun mengklaim hal ini telah melewati uji internal. Terdapat juga video uji lipat dari smartphone ini.

Namun akhirnya CNET memutuskan untuk melakukannya sendiri dan membuktikan apakah benar kemampuan lipatan Galaxy Fold mencapai 200.000?

Nah dari hasil uji coba buka tutup yang dilakukan CNET, layar rusak di lipatan ke 120.169. Ini tentu angka yang masih jauh di bawah klaim dari Samsung.

Namun berita baiknya adalah 100.000 lipatan akan bertahan selama beberapa tahun. Hal ini memang sebenara sering orang punya kecenderungan memeriksa smartphone mereka tiap hari. Menurut CNET, kisarannya adalah 80 hingga 200 kali.

Jika Anda bisa mengecek di kisaran 80an kali, perangkat ini bisa bertahan hingga tiga tahun. Terlebih lagi, Galaxy Fold memiliki layar eksternal yang juga baik untuk digunakan berselancar di smartphone tanpa perlu harus membuka perangkat jika tak terlalu perlu.

1 dari 1 halaman

Kerapuhan di Seluruh Perangkat

Jika hal ini Anda anggap rapuh, ini bukan aspek satu-satunya dari Fold yang lemah. Pasalnya karena ini adalah gadget futuristik, hampir semua aspek dari Fold memang tak sekuat smartphone konvensional.

Hal ini terlihat dari Samsung memperingatkan pengguna Galaxy Fold kala pertama kali menyalakan perangkat, kalau Galaxy Fold tidak tahan air dan debu.

Samsung juga membuat sebuah video iklan di mana kontennya mengajak pengguna Fold untuk lebih hati-hati dalam menggunakan perangkatnya.

Selain itu, setelah diujicoba oleh Youtuber teknologi spesialis uji ketahanan smartphone, JerryRigEverything, smartphone lipat ini masih punya sedikit 'kerapuhan.' Di uji ketahanan berupa gores, bagian luar dari perangkat ini cukup kuat. Hal ini agak berbeda di bagian layar lipat, di mana goresan sedikit akan melukai layarnya yang berbahan plastik. Bahkan dengan kuku pun layar bisa tergores.

Namun yang paling berbahaya adalah percobaan ketahanan perangkat ini terhadap debu, meski di awal terdapat peringatan bahwa smartphone lipat ini tak tahan debu.

Hasilnya ternyata tidak baik. Benda asing seperti debu sangat mudah untuk menyusup ke dalam bagian dalam perangkat. Hal ini membuat terdapat ganjalan debu dan serpihan kecil kala perangkat dilipat dan dibuka. Ditakutkan, kemudahan masuknya debu dalam perangkat dapat memicu beberapa kerusakan layar permanen atau hardware internal.

Namun salah satu aspek terbaik dari Fold adalah engsel lipat yang sangat kuat. Dalam uji coba mematahkannya, dengan cara menekuknya ke arah sebaliknya, Sang Youtuber gagal mematahkan perangkat. Dalam rekam jejaknya, banyak sekali smartphone dan tablet yang telah ia hancurkan, namun Fold bahkan tak rusak ataupun mati.

Jadi, jika Anda butuh perangkat yang kuat, Fold bisa jadi pilihan. Hanya saja Anda harus lebih hati-hati agar debu tidak masuk ke perangkat. [idc]

Baca juga:
Alvin Tse Jadi Country Director Xiaomi Indonesia
iPhone 11 Laris Manis bak Kacang Goreng
Redmi 8 Disebut Akan Rilis 9 Oktober Mendatang
Spesifikasi Infinix Hot 8, Smartphone Entertainment Harga 1 Jutaan
Sistem Registrasi IMEI Dijamin Keamanannya
Pengamat sebut Pemblokiran IMEI Punya Potensi Rugikan Konsumen
Sulitnya Menginstal Aplikasi Google di Huawei Mate 30 Series

Topik berita Terkait:
  1. Samsung Galaxy
  2. Smartphone
  3. Samsung
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini