Twitter larang display name mengandung kebencian, akun garis keras akan ditindak

Senin, 23 Oktober 2017 07:00 Reporter : Indra Cahya
Twitter larang display name mengandung kebencian, akun garis keras akan ditindak Ilustrasi Twitter. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Belakangan ini, Twitter berkomitmen untuk melakukan perubahan dalam hal kebijakan keamanannya. Bahkan, kini nama tampilan yang dianggakp penuh kebencian akan segera diberangus dari Twitter.

Tak cuma itu, Twitter berencana akan melakukan peningkatan dan kesigapan atas laporan pengguna atas berbagai pelecehan atau persekusi yang dilakukan di Twitter.

Melansir TechCrunch dan Wired, Twitter sudah merancang berbagai perubahan kebijakan soal keamanan pengguna sejak Januari silam. Dalam email internalnya, Twitter bahkan meminta maaf atas seringnya menjanjikan perubahan kebijakan namun gagal melakukan tindakan.

"Di masa lalu kami terlalu sering mengatakan bahwa kami akan melakukan perybahan ke atah yang lebih baik dan menjanjikan transparansi, namun kami gagal dalam usaha tersebut," sebut Twitter dilansir dari TechCrunch.

Berikut merupakan rincian dari apa yang baru dari berbagai kebijakan Twitter yang segera akan berantas kebencian di platform jejaring sosial tersebut.

1. Nama tampilan atau display name yang mengandung kebencian

Pelarangan hal ini oleh Twitter karena berdasarkan riset, disebut bahwa para Troll di Twitter sengaja mengganti display name untuk menghina atau mempersekusi. Nama tampilan tersebut akan mudah terlihat oleh pengguna Twitter lain yang mencari kata kunci yang sama.

2. Pelaporan saksi

Twitter akan lebih menggunakan laporan saksi untuk menegakkan peraturan soal pelecehan dan kebencian. Hal ini dilakukan untuk membantu memastikan bahwa laporan sebenarnya bukan upaya 'main-main'. Twitter juga akan mengirimkan pemberitahuan via email soal tanggapan kaporan tersebut.

3. Aturan konten

Akun yang terlihat menggunakan simbol kebencian atau kelompok kekerasan pada avatar dan header profil akan dilarang. Selain itu, berbagai tweet dengan kata kunci demikian juga akan dikaburkan dengan peringatan interstisial. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Media Sosial
  3. Twitter
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini