Traveloka dapatkan investasi 6,7 Triliun

Senin, 31 Juli 2017 13:21 Reporter : Indra Cahya
Traveloka dapatkan investasi 6,7 Triliun Traveloka. © Traveloka

Merdeka.com - Traveloka hari ini, Senin (31/7), mengumumkan telah menerima investasi senilai kurang lebih 500 juta Dollar atau kira-kira hampir 6,7 Triliun Rupiah.

Investasi ini didapat dari perusahaan perjalanan online terkemuka dunia Expedia, Inc., East Ventures, Hillhouse Capital Group, JD.com dan Sequoia Capital. Expedia sendiri adalah pemimpin investasi dan penyumbang terbesar dengan angka 350 juta Dollar.

Investasi oleh Expedia, Inc. akan memperdalam kemitraan yang telah terjalin selama ini dalam penyediaan kamar hotel, sehingga memungkinkan Traveloka untuk memberikan lebih banyak pilihan daftar akomodasi internasional kepada para wisatawan di Asia Tenggara.

Sang CEO dari Traveloka melihat pendanaan ini sebagai srana untuk terus tumbuh.

"Bekerja sama dengan perusahaan perjalanan online terdepan di dunia memungkinkan kami fokus pada upaya untuk terus tumbuh dalam industri perjalanan online," kata Ferry Unardi, Co-founder dan Chief Executive Officer Traveloka.

Dengan kerja sama yang lebih luas ini, Traveloka mampu memberikan akses bagi para pengguna pada pilihan akomodasi internasional yang beragam dan unik.

Pihak Expedia juga melihat Traveloka sebagai media yang tepat untuk berinvestasi.

"Traveloka adalah pemimpin perusahaan perjalanan online di Indonesia yang telah diakui keunggulannya dan berkembang sangat pesat di seluruh kawasan Asia Tenggara. Kemitraan kami akan saling menguntungkan melalui keahlian dan pengetahuan lokal masing-masing pihak," ungkap Dara Khosrowshahi Presiden dan Chief Executive Officer Expedia, Inc.

Expedia, Inc. sendiri merupakan perusahaan perjalanan online internasional yang telah dikenal di seluruh dunia. Investasi yang baru-baru ini diberikan kepada Traveloka menegaskan skala dan peningkatan minat dunia internasional terhadap sektor perjalanan Asia Pasifik.

Hal ini merupakan kabar yang sangat baik karena menurut ASEAN, Asia Tenggara diperkirakan akan meraih pendapatan sebesar USD 83 miliar dari sektor pariwisata pada akhir 2017. Traveloka tentu bisa memanfaatkan peluang ini dengan baik.

Melalui rangkaian investasi terbaru, Traveloka akan mengembangkan proyek Research and Developments melalui kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence, kapabilitas pembelajaran mesin, serta mempelajari lebih mendalam perilaku unik konsumen di tiap-tiap negara.

Tak cuma itu, Traveloka akan memanfaatkan data untuk memberikan pengalaman perjalanan secara online yang lebih baik bagi konsumen. Traveloka juga akan mengkhususkan diri dalam melokalisasi penawaran, seperti metode pembayaran lokal dan juga layanan konsumen dalam bahasa lokal. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Traveloka
  2. Digital Startup
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini