TKDN 5G Ditingkatkan, Operator sebut Akan Berdampak Positif

Selasa, 26 Oktober 2021 15:14 Reporter : Merdeka
TKDN 5G Ditingkatkan, Operator sebut Akan Berdampak Positif Ilustrasi BTS. ©2015 Merdeka.com/fauzan

Merdeka.com - Pemerintah telah menetapkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk perangkat 5G dan 4G naik menjadi 35 persen. Ketetapan ini diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo No 13 tahun 2021 yang diterbitkan 12 Oktober 2021.

"Peraturan ini mengatur tentang kewajiban untuk memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN sebesar 35 persen, untuk perangkat subscriber station 4G dan 5G yang akan beredar dan digunakan di Indonesia," ujar Menkominfo Johnny G. Plate.

Menanggapi hal itu, Indra Mardiatna, VP Network Technology Strategy Telkomsel mengungkapkan dukungannya atas kebijakan tersebut.

Menurut dia, ini merupakan tantangan sekaligus peluang. Pasalnya, dengan diterapkannya TKDN pada teknologi baru, maka akan memacu ekosistem industri di dalamnya.

"Pada prinsipnya kami mendukung. Sebab dengan strategi penerapan TKDN, akan terjadi alih teknologi yang cepat, karena ada regulasi TKDN harus dipenuhi sekian persen. Tentu saja, ini akan berdampak luas. Tidak hanya untuk operator tapi ada peluang lapangan kerja juga," jelas Indra saat diskusi virtual pada acara Indonesia 5G Conference 2021 yang bertema ‘Exploring 5G Opportunities in Diverse Industries’, Selasa (26/10).

Hal senada juga disampaikan Shurish Subbramaniam, Chief Technology Officer Smartfren. Kata Shurish, kebijakan ditingkatkannya TKDN perangkat 5G merupakan langkah bagus. Sebab, nantinya 5G akan semakin berkembang dan menjadi teknologi yang mumpuni untuk meningkatkan ekonomi digital.

"Apalagi, Indonesia itu luas, sehingga diterapkan TKDN akan tercipta peluang-peluang baru seiring dengan penerapan 5G secara massif nantinya," jelas dia.

[faz]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. 5G
  3. TKDN
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini