Tiru tokoh di Assassin's Creed, pria China ini jadi pencuri

Kamis, 24 Juli 2014 16:08 Reporter : Dwi Andi Susanto
Assassins Creed. © Gawkerassets.com

Merdeka.com - ara penggila game Assassin's Creed tentu paham rasanya menaiki dan menuruni serentetan gedung saat bermain game ini. Namun berapa banyak orang yang mampu melakukan hal tersebut di kehidupan nyata?

Lulusan perguruan tinggi asal China, Du yang kini berusia 25 tahun pernah melakukannya. Ia merayap menaiki dan menuruni gedung setinggi lebih dari 30 lantai di Chongqing, sampai akhirnya ia tertangkap polisi.

Awal cerita ini mirip dengan banyak kejadian aneh terkait game yang terjadi di China, seorang pecandu game membutuhkan uang. Du, seorang lulusan perguruan tinggi, sebelumnya telah memiliki pekerjaan, namun kebiasaannya lebih sering bermain game membuatnya sangat sering telat bekerja atau mangkir dari pekerjaannya, sehingga akhirnya ia dipecat.

Ia takut hal sama terjadi bila ia memiliki pekerjaan baru, lalu ia memikirkan sebuah rencana. Du mengaku pada pacarnya bahwa ia bekerja di malam hari, namun nyatanya ia masih menganggur. Ia sebenarnya 'berubah' menjadi Ezio, pemeran utama dalam game Assassin's Creed, untuk memanjat gedung apartemen dan mencuri barang-barang di dalamnya saat malam hari.

Rencananya berjalan mulus, karena kebanyakan apartemen di China memiliki teras kecil yang sering digunakan untuk menjemur pakaian. Bagian tersebut sering tidak terkunci dan tetap terbuka untuk memberi angin segar saat musim panas dan lokasi tersebut sangat sulit dilalui. Sehingga saat orang lain tidak dapat masuk melalui pintu depan, Du dapat masuk melalui teras tersebut.

Namun aksinya tidak selalu berjalan lancar – Du mengaku kepada polisi saat ia mulai mencoba di lantai 30, ia tidak menemukan kamar yang bisa dimasuki sehingga ia terus turun mencoba hingga lantai 13 – namun aksinya seringkali berguna untuk menghidupi kebiasaan bermain game-nya dan tetap berbohong tentang pekerjaan barunya.

Aksi panjat apartemen yang ia lakukan tidak selalu selancar tokoh protagonis dalam Assassin's Creed pastinya. Setelah turun dari lantai 30 ke 13 misalnya, celananya sobek dan seluruh kakinya menjadi memar, dan ia juga pernah hampir terjatuh dari apartemen.

"Saya sering berkata pada diri sendiri aksi ini sangat berbahaya dan saya tidak dapat melanjutkannya, kali ini terakhir, waktunya mendapat pekerjaan baru. Namun setiap kali saya asyik bermain game dan membutuhkan uang, saya tidak dapat menahan keinginan tersebut," katanya.

Akhirnya polisi mengatasi masalah Du dengan menangkapnya setelah barang hasil curian ditemukan di rumahnya. Tapi saat musim panas berlangsung di China, banyak penghuni apartemen yang membiarkan jendela dan teras terbuka untuk mendapatkan angin, hal ini berarti mereka harus siap dengan kemungkinan aksi seperti Ezio lainnya seperti yang dilakukan Du.

Artikel ini pertama kali muncul di Tech in Asia Indonesia. [das]

Topik berita Terkait:
  1. Game
  2. Pencurian
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.