Tips Aman Jika Dikirim Link Lewat WhatsApp dari Orang Tak Dikenal

Kamis, 29 September 2022 11:36 Reporter : Merdeka
Tips Aman Jika Dikirim Link Lewat WhatsApp dari Orang Tak Dikenal Ilustrasi WhatsApp. ©2019 istimewa

Merdeka.com - Modus penipuan melalui aplikasi perpesanan maupun media sosial, saat ini semakin marak. Hal ini lantaran pengguna layanan media sosial semakin banyak.

We Are Social mencatat jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia mencapai 191 juta pada Januari 2022. Jumlah itu meningkat 12,35 persen dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebanyak 170 juta orang.

Oleh sebab itu, Ketua Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Ardi Sutedja meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap modus penipuan melalui aplikasi perpesanan maupun media sosial. Kebanyakan modus penipuannya menggunakan social engineering (soceng).

Soceng ini sederhananya cara penjahat siber memanipulasi seseorang untuk memberikan informasi atau data pribadi yang bersifat rahasia dengan memanfaatkan kesalahannya. Biasanya untuk memicunya dengan link-link yang membuat orang penasaran.

"Kebanyakan modus-modus penipuan atau peretasan yang terjadi adalah human error," kata Ardi kepada Merdeka.com belum lama ini.

Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, berikut panduannya:

1. Jangan Pernah Klik Link Sembarangan

Kita tidak pernah tahu link-link yang dikirim seseorang yang tidak dikenal melalui WhatsApp, Facebook, Instagram, atau bahkan SMS. Bisa saja link tersebut merupakan cara penjahat untuk masuk dan mengambilalih WhatsApp maupun media sosial kita. Terkadang, kita sendiri merasa penasaran informasi apa yang diberikan di dalam link tersebut. Tujuannya memang membuat si penerima pesan penasaran.

"Di dunia digital rasa penasaran itu harus dikesampingkan," kata Ardi.

2. Blokir Nomor yang Tak Jelas

Saat ini sering dijumpai nomor-nomor asing yang mengatasnamakan perbankan. Mengiming-imingi hadiah karena menang undian dengan menautkan short link.

Padahal, kita sendiri tak pernah mengikuti program itu atau bahkan kita bukan termasuk nasabah perbankan yang disebutnya. Jika mengalami hal ini, lebih baik blokir nomor tersebut.

"Karena kalau lembaga resmi punya call center tidak dengan nomor pra bayar. Dan jangan sekali-kali membuka link yang di-share dari nomor-nomor yang mencurigakan tadi," kata Ardi.

3. Aktifkan Two Step Verification

Pengguna WhatsApp kerap tak menyadari bahwa ada fitur Two Step Verification. Alhasil, fitur Two Step Verification tak pernah diaktifkan. Dengan fitur ini, paling tidak untuk meminimalisir celah sistem keamanan.

"Di WhatsApp ada fitur itu, enable aja. Dengan cara itu, paling tidak bisa meminimalisir sistem kita aman," ungkap Ardi.

[faz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini