Teradata Indonesia tunjuk Erwin Sukiato jadi presiden direktur baru

Jumat, 9 Februari 2018 09:47 Reporter : Fauzan Jamaludin
Teradata Indonesia tunjuk Erwin Sukiato jadi presiden direktur baru Presiden Direktur Teradata - Erwin Sukiato. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Teradata (NYSE: TDC), perusahaan data dan analyticsterkemuka, mengumumkan penunjukan Erwin Sukiato sebagai Presiden Direktur baru untuk Indonesia.

Erwin Sukiato akan bertanggung jawab untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis Teradata Indonesia secara strategis sekaligus mengawasi dan mengelola strategi penjualan, layanan profesional dan strategi manajemen pelanggan. Erwin akan melapor ke Andrew Blamey, Area Vice President, Asia Pacific and Korea (APAK).

Erwin telah berkecimpung di industri Teknologi Informasi selama lebih dari 20 tahun dengan pengalaman dalam kepemimpinan strategis dan taktis di sejumlah perusahaan dalam industri TI. Sepanjang karirnya, Erwin telah membangun reputasi dalam mengembangkan strategi bisnis, mengembangkan model-model bisnis baru, dan membangun sejumlah channel program.

"Indonesia adalah pasar penting bagi Teradata. Kami memiliki beberapa pelanggan telekomunikasi dan perbankan yang besar dan kami berada di dalam posisi yang baik untuk menjangkau sektor pemerintahan dan utilitas. Misi saya adalah untuk mendorong pertumbuhan di Teradata Indonesia dengan menembus sektor baru seraya terus membantu pelanggan lama dan baru kami menemukan wawasan yang mengubah permainan dari data dalam jumlah besar, terutama di ruang kecerdasan buatan(Artificial Intelligence)," katanya di Jakarta belum lama ini.

Terkait dengan rencana bisnis tahun ini, Erwin mengatakan bahwa ada 3 fokus utama yang akan menjadi prioritas Teradata Indonesia di tahun 2018.

Yang pertama adalah perubahan model bisnis Teradata dalam meraih pelanggan baru. Dengan semakin meningkatnya permintaan pelanggan akan penggunaan solusi manajemen data dalam bentuk subscription, Erwin mengatakan bahwa Teradata berencana untuk menyesuaikan model bisnisnya dari proprietary ke open sourceuntuk memberikan kemudahan ekstra bagi para pelanggan.

Dengan adanya model ini, pelanggan akan diberi kesempatan untuk memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka seiring dengan perkembangan waktu dan menyewanya sesuai dengan jangka waktu yang dibutuhkan.

Rencana bisnis Teradata Indonesia yang kedua di tahun ini adalah untuk menyediakan jasa co-location bagi para pelanggan Teradata Hal ini diharapkan Erwin dapat mendukung perusahaan pelanggan dalam menyimpan datanya di dalam negeri, sebagai bentuk ketaatan terhadap peraturan pemerintah (PP) No. 82 Tahun 2012 yang mewajibkan penyimpanan data di dalam wilayah Indonesia, sebagai langkah awal dalam mewujudkan data governance di perusahaan lokal.

Melalui model bisnis ini, data milik pelanggan akan disimpan di berbagai data center milik mitra bisnis Teradata yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan diawasi langsung oleh Teradata untuk menjamin keamanannya.

Fokus bisnis yang terakhir adalah solusi on-premise, yang merupakan solusi yang berfungsi untuk merealisasikan tujuan jasaco-location. Solusi ini akan berperan dalam melaksanakan proses co-location dan memfasilitasi proses manajemen di data di dalam data center yang selanjutnya dikelola dan diawasi oleh pihak Teradata.

Teradata memiliki lebih dari 10.000 karyawan dan lebih dari 1.400 pelanggan di seluruh dunia. Beberapa pelanggan Teradata di Indonesia adalah Bank Mandiri, Telkomsel, dan BNI. [ega]

Topik berita Terkait:
  1. Teknologi
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini