Tak ingin ada kecurangan saat ujian sekolah, Aljazair matikan internet

Jumat, 22 Juni 2018 12:55 Reporter : Fauzan Jamaludin
Tak ingin ada kecurangan saat ujian sekolah, Aljazair matikan internet ilustrasi internet. © lynn-library.libguides.com

Merdeka.com - Aljazair memutuskan untuk mematikan internet. Hal ini dikarenakan untuk menjaga siswa dari kecurangan saat ujian berlangsung.

Seperti yang dilaporkan Ubergizmo, Jumat (22/6), pemerintah negara tersebut telah memutuskan untuk mencegah kecurangan dalam ujian dengan cara seperti itu.

Namun, pemutusan akses internet ini, hanyalah bersifat sementara. Paling tidak satu jam selama periode ujian yang dimulai Rabu minggu ini sampai dengan 25 Juni nanti.

Barangkali beberapa orang berpikir keputusan pemerintah setempat adalah hal yang ekstrem. Namun, yang perlu menjadi perhatian adalah pada tahun 2016 lalu, pernah pertanyaan-pertanyaan ujian bocor secara online.

Maka dari itu, mereka melakukan langkah demikian untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Meski begitu, Menteri Pendidikan Aljazair Nouria Benghabrit mengatakan bahwa sejujurnya mereka tidak nyaman dengan keputusan untuk mematikan internet. Namun mereka juga merasa bahwa harus melakukan tindakan demi tidak adanya kecurangan dalam ujian lagi.

Langkah yang dilakukan Aljazair itu ternyata menginspirasi Irak untuk melakukan hal serupa di 2 minggu mendatang saat ujian berlangsung. [ega]

Topik berita Terkait:
  1. Internet
  2. Teknologi
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini