Tak hanya manusia, kulit paus juga bisa terbakar matahari

Sabtu, 31 Agustus 2013 12:31 Reporter : Feronika Azmil
Ikan Paus. ©AFP PHOTO/Luis ROBAYO

Merdeka.com - Ketika Anda berjemur atau berenang di bawah matahari, maka warna kulit akan menjadi lebih gelap, begitu juga yang dialami oleh paus.

Dilansir dari Softpedia (31/8), paus yang banyak menghabiskan waktu berenang di bawah sinar matahari, warna kulit mamalia terbesar di laut tersebut juga akan lebih gelap.

Hal tersebut juga memungkinkan mamalia laut tersebut mengalami iritasi kulit akibat terbakar matahari (sunburn).

Peneliti menjelaskan bahwa ketika paus-paus tersebut bermigrasi ke iklim yang lebih panas, warna kulit mamalia laut ini akan berubah lebih gelap dari biasanya. Beberapa di antaranya bahkan mengalami kerusakan DNA di sel kulit mereka.

Kerusakan ini disebabkan oleh paparan sinar UV yang berlebihan.

Para peneliti kini sedang melakukan investigasi lebih lanjut terkait kerusakan DNA pada beberapa spesies paus yang dikhawatirkan dapat menjadi pemicu kanker kulit pada mamalia laut tersebut. [fra]

Topik berita Terkait:
  1. Penelitian
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.