Startup Lebih Baik Fokus Melantai di IDX

Kamis, 14 Oktober 2021 18:23 Reporter : Merdeka
Startup Lebih Baik Fokus Melantai di IDX Ilustrasi startup. © CBC

Merdeka.com - Willson Cuaca, Co-Founder & Managing Partner East Ventures mengatakan, tidak semua startup asal Indonesia dapat listing di bursa saham Amerika Serikat. Sebab, selain banyak syarat yang harus dipenuhi, ratusan startup-startup di sana juga mengantri untuk bisa tercatat.

"Tidak semua startup Indonesia bisa listing di sana. Karena banyak banget yang antre. Mereka pun akan memverifikasi dengan cermat startup-startup yang mencoba mendaftarkan dari negara mana saja," kata Willson saat diskusi bersama awak media secara virtual, Kamis (14/10).

Menurutnya, akan lebih baik startup Indonesia melakukan Initial Public Offering (IPO) di negeri sendiri. Kata dia, dengan menawarkan saham perdana di IDX, para startup sudah mengetahui bagaimana proses manajemen yang harus dilakukan.

"Mendingan menurut saya, lebih baik listing di lokal saja. Karena kita tahu manajemennya. Dan tentunya juga mengerti marketnya," ungkapnya.

Ia menyontohkan Bukalapak. Aksi melantai di bursa saham yang dilakukan Bukalapak terbukti mampu mengumpulkan dana sebesar Rp 21,9 triliun. Angka ini terbilang besar untuk kategori startup yang pertama go public.

"Itu angkanya lebih besar dari mana-mana. Luar biasa. Ini juga menandakan bahwa market Indonesia begitu besar. Kita berterima kasih kepada Bukalapak," kata Willson.

Dia juga mengatakan, beberapa portfolio startup yang dimiliki East Ventures pun akan segera melantai di bursa saham Indonesia.

"Kami akan ramai-ramai listing di IDX. Ditunggu saja," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Terpisah Teddy Oetomo President Bukalapak...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Digital Startup
  3. Bukalapak
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini