Sistem Android Tak Akan Ada Lagi di Smartphone Huawei Mendatang?

Jumat, 30 Agustus 2019 16:52 Reporter : Merdeka
Sistem Android Tak Akan Ada Lagi di Smartphone Huawei Mendatang? Ilustrasi Android. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Ponsel flagship Huawei yang akan rilis nanti, Mate 30 Pro, tidak akan lagi memiliki aplikasi-aplikasi populer Google.

Google telah mengonfirmasi hal tersebut dan menambahkan bahwa pihaknya tidak bisa lagi melisensikan aplikasinya pada Huawei karena larangan perdagangan pemerintahan Amerika Serikat (AS) pada Huawei. Hal ini seperti dikatakan BBC, Jumat (30/8).

Sistem operasi Android merupakan program open source sehingga semua perusahaan boleh memanufaktur sendiri Android untuk smartphone rilisan mereka. Meski demikian, perusahaan tetap perlu persetujuan dengan Google untuk menyertakan aplikasi-aplikasinya seperti Maps, Pay, Search, Photos, Play Store, dan Youtube.

Tanpa aplikasi Play Store, para pengguna kehilangan akses utama untuk mengunduh aplikasi-aplikasi populer lain lain. Hal ini dapat berdampak pada penjualan smartphone Huawei.

Pihak Google masih belum mengatakan jika sudah memberi ijin untuk memberikan aplikasinya ke Huawei.

"Huawei akan tetap menggunakan Android dan ekosistemnya jika pemerintah AS memperbolehkan. Jika tidak, kami akan lanjut mengembangkan sistem operasi dan ekosistem kami sendiri," kata pihak Huawei dalam sebuah pernyataan.

Huawei juga telah membuat situs web bernama Huawei Answers yang bertujuan menjawab kekhawatiran konsumennya tentang relasi perusahaan dengan Android.

"Semua yang telah membeli atau yang akan membeli smartphone Huawei tetap bisa terus mengakses dunia aplikasi-aplikasi seperti biasanya. Seluruh perangkat akan terus mendapatkan garansi resmi dan dukungan servis sepenuhnya," tegas Huawei.

Sejak Mei lalu, pemerintah AS melarang perusahaan teknologi AS menjual produknya pada Huawei dengan alasan mengancam keamanan negara. Hingga saat ini pelanggaran masih berlaku meskipun pemerintah AS telah menerima 130 permohonan. Smartphone Huawei Mate 30 Pro menjadi smartphone flagship rilisan Huawei pertama setelah pelarangan diperlakukan.

Reporter Magang: Joshua Michael [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Huawei
  2. Smartphone
  3. Android
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini