Selama 17 tahun, antariksawan Australia ditipu oven mikrowave

Senin, 11 Mei 2015 20:08 Reporter : Bramy Biantoro
Selama 17 tahun, antariksawan Australia ditipu oven mikrowave Ilustrasi menggunakan microwave. ©Shutterstock.com/Goodluz

Merdeka.com - Kejadian unik dialami oleh antariksawan yang berkerja di pusat observasi Parkes di New South Wales, Australia. Sejak tahun 90an, mereka ditipu oleh sebuah pemanas makanan atau ovenmicrowave. Ini kisahnya.

17 Tahun lalu, tepatnya di akhir tahun 90an, antariksawan di Parkes dikejutkan oleh munculnya gelombang radio misterius dua kali setiap tahunnya. Setelah melakukan serangkaian penelitian, antariksawan yakin bila suara itu dari luar Bumi dan menyebutnya dengan nama 'peryton'.

Gelombang radio ini muncul dengan frekuensi 2,4 Ghz dalam radius 5 kilometer dari teleskop 'The Dish' di pusat observasi Parkes.

Awalnya, antariksawan mengira gelombang radio itu muncul akibat aktivitas atmosfer dan badai di luar Bumi. Berbagai teori pun terus bermunculan, termasuk peran alien di balik munculnya gelombang radio misterius itu.

Namun, semua teori dan anggapan itu runtuh seketika setelah antariksawan memasang penerima atau receiver gelombang radio baru di pusat observasi Parkes. Ternyata, sumber gelombang radio misterius yang mereka cari selama belasan tahun adalah sebuah microwave.

Setelah ditelusuri, gelombang radio itu muncul setiap kali pegawai Parkes membuka microwave saat masih menghangatkan sebuah makanan. Perlu diketahui bila microwave memang memanaskan makanan menggunakan gelombang mikro yang sering disalahartikan sebagai gelombang radio.

"Jika Anda sedang menghangatkan makanan dengan microwave dan membukanya, akan muncul gelombang radio yang terdeteksi oleh teleskop," ujar Simon Johnston, pimpinan ilmuwan antariksa persemakmuran Inggris, CSIRO, The Verge (11/05).

Selain microwave, terdapat alat lain yang bisa mengganggu penangkapan sinyal teleskop yang berbasis radio, misalnya Wi-Fi atau smartphone. Oleh sebab itu, ilmuwan perlu membangun teleskop di tempat yang jauh dari perangkat-perangkat tadi. [bbo]

Topik berita Terkait:
  1. Astronomi
  2. Penelitian
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini