Sekarang, unlock perangkat mobile secara ilegal bisa dibui

Senin, 28 Januari 2013 08:08 Reporter : Dwi Andi Susanto
Sekarang, unlock perangkat mobile secara ilegal bisa dibui Ilustrasi © Simonlycontracts.co.uk

Merdeka.com - Unlocking atau pembongkaran handset agar dapat dipakai dengan menggunakan SIM Card dari operator manapun mungkin sudah biasa di Indonesia. Namun dengan peraturan terbaru ini, aksi unlocking mungkin akan sedikit diredam.

Saat ini U.S Copyright Office of the Liberty of Congress mengumumkan satu peraturan baru bahwa siapa dan dari mana saja tidak diperbolehkan meng-unlock perangkat mobile mereka secara ilegal.

Seperti dilansir AJC (26/01), siapa saja yang ingin meng-unlock perangkat mobile mereka diwajibkan untuk melakukan hal tersebut di bawah sepengetahuan Digital Millenium Copyright Act (DMCA).

Setelah berhasil meng-unlocknya, maka pemilik handset masih wajib mendaftarkan kembali perangkat mereka tersebut ke operator seluler resmi di negaranya agar nomor SIM Card yang mereka pakai dapat teregistrasi secara resmi pula.

Apabila ada pihak atau individu yang dengan sengaja melakukan aksi unlocking device tanpa sepengetahuan DMCA, maka hal tersebut dikategorikan perbuatan kriminal serta dikenakan denda berupa uang sampai penjeblosan ke penjara.

Tentu saja, peraturan baru ini membuat operator besar di Amerika Serikat seperti AT&T, Verizon Wireless dan Sprint sedikit kecewa karena beberapa dari produk yang bundling dengan produk mereka ternyata ada yang sudah dalam kondisi unlock.

Namun, belum diketahui apakah peraturan baru ini berlaku untuk wilayah Amerika Serikat saja atau seluruh dunia untuk kemudian hari dan kapan secara resmi peraturan ini akan diberlakukan. [das]

Topik berita Terkait:
  1. Teknologi
  2. Top List
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini