Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Samsung ungkap persoalan ledakan Note 7

Samsung ungkap persoalan ledakan Note 7 Samsung Galaxy Note 7. © cnet.com

Merdeka.com - Samsung akhirnya menepati janji menguak kegagalan Galaxy Note 7 di pasaran. Sebagaimana diketahui, seri flagship ini ditarik di pasaran lantaran kejadian-kejadian terbakarnya smartphone tersebut.

Dilaporkan Business Insider dan Wired, Senin (23/1), pihaknya mengatakan bahwa sebab musabab Galaxy Note 7 terbakar lantaran baterai yang digunakan bukan pada ponselnya. Mereka mengatakan desain baterai yang buruk dan terburu-buru rilis yang menyebabkan hal itu terjadi.

Penyelidikannya ini telah dilakukan mereka selama kurun waktu lima bulan. Dalam penyelidikannya ini pula Samsung tak tanggung-tanggung melibatkan tiga perusahaan yang diklaim independen.

Tiga perusahaan di antaranya UL, Exponent, dan TUV Rheinland. Menurut Chief Samsung Mobile Communcations, DJ Koh, investigasinya ini juga dilakukan oleh 700 staf yang menguji 200 ribu unit ponsel dan 30 ribu baterai.

"Kami bertanggung jawab atas kegagalan dan mengidentifikasi isu-isu yang muncul di luar desain baterai dan proses pabrikasi sebelum di rilis," ujarnya.

Sayangnya, Samsung tidak memberikan rincian tentang prosedur kontrol kualitas yang sebelumnya, tetapi hanya mengatakan telah dirombak proses uji keamanan sebagai akibat dari investigasi. Secara mendalam, hasil dari investigasi itu yakni baterai besutan Samsung SDI yang digunakan pada tahap pertama terjadi cacat desain di sudut kanan atas yang membuat elektroda baterai rentan bermasalah. Hal itu membuat elektroda baterai bermasalah dan imbasnya adalah korsleting.

"Saya meminta maaf secara mendalam kepada seluruh konsumen," tuturnya.

Galaxy Note 7 memang diluncurkan sebelum iPhone 7 melenggang ke pasar. Lantaran ambisi itulah Samsung mempercepat produksi smartphone tersebut. Maklum, Samsung ingin membuktikan inovasinya tercepat dari para kompetitornya. Fitur-fitur baru pun disematkan dalam smartphone itu di antaranya anti air dan pemindai iris sebagai keamanan tambahan dari produk besutan perusahaan asal Korea Selatan itu.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP