Samsung Masih Pede Kuasai Market Share Smartphone di Indonesia

Rabu, 21 Agustus 2019 15:55 Reporter : Fauzan Jamaludin
Samsung Masih Pede Kuasai Market Share Smartphone di Indonesia Logo Samsung. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Riset Canalys terhadap vendor smartphone di kuartal kedua tahun 2019, mencatat hal yang mengejutkan. Bagaimana tidak, Samsung yang biasa bertengger diurutan nomor satu, harus rela bergeser menjadi urutan kedua.

Lantas, siapa yang nomor satu? OPPO menjadi vendor smartphone merajai pasar negeri ini.

Denny Galant, IT & Mobile Product Marketing Head, Samsung Electronics Indonesia, santai menanggapi hal itu. Menurutnya, setiap perusahaan riset memiliki metodologi yang berbeda-beda.

Canalys, contohnya, riset yang dilakukan itu mengukur jumlah shipment. Sementara, Samsung berpatokan pada riset yang digunakan oleh GfK. Metodologi GfK menggunakan pola unit smartphone yang terserap oleh konsumen.

"Memang ada berbagai sumber dan metodologi untuk mengukur market sendiri-sendiri. Kalau acuan kami menggunakan GfK," ujar Denny kepada awak media usai acara peluncuran Samsung Galaxy Note 10 di Jakarta, Rabu (21/8).

Menurutnya, berdasarkan sumber tersebut dan internal Samsung, sejauh ini untuk pasar smartphone premium, Samsung masih memegang kendali market share. Denny menyebut prosentasenya 66 persen. Sementara untuk smartphone Samsung disemua lini, prosentasenya 50 persen lebih.

"Kami masih memimpin pasar," terangnya. [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Samsung
  2. Oppo
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini