Saat magis Apple memudar, dulu trendsetter kini cuma follower

Kamis, 18 Agustus 2016 12:13 Reporter : Bramy Biantoro
Saat magis Apple memudar, dulu trendsetter kini cuma follower Peluncuran iPhone 6s dan iPhone 6s Plus. ©2015 REUTERS/BECK DIEFENBACH

Merdeka.com - Apple, mendengar namanya saja sudah terbayang betapa bergengsinya teknologi yang mereka kembangkan. Tak aneh bila akhirnya banyak fans gadget yang menjadikan produk Apple seperti iphone, Apple Watch, dan laptop MacBook sebagai simbol status 'kelas atas'. Sayangnya, belakangan magis Apple itu mulai menghilang.

Mulai tak laku

Buktinya bisa kita lihat di China. Sebagai salah satu pasar terbesar Apple, warga China begitu menggilai iPhone. Banyak warga kelas menengah sekalipun yang rela menabung berbulan-bulan demi membeli iPhone terbaru, termasuk ikut antre sebagai yang pertama mendapatkannya.

Peluncuran iPhone 6s dan iPhone 6s Plus ©2015 REUTERS/BECK DIEFENBACH

Semua pemandangan itu mungkin akan berakhir di tahun 2016 ini. Alasannya mulai nampak, Apple bukan lagi pionir atau trendsetter di dunia teknologi seperti beberapa tahun lalu.

Penjualan iPhone di China saja sudah menurun hingga 32 persen di triwulan kedua tahun 2016. Hal ini membuat Apple hanya menduduki posisi ke lima vendor terbesar di China. Apple sudah tertinggal dari merek China lain seperti Huawei, Vivo, Xiaomi, bahkan Oppo yang menjadi pemuncak. [bbo] SELANJUTNYA

Topik berita Terkait:
  1. Apple
  2. IPhone 7
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini