Rompi 'robodog' perkuat anjing untuk selamatkan korban bencana

Senin, 7 Maret 2016 14:30 Reporter : Indra Cahya
Rompi 'robodog' perkuat anjing untuk selamatkan korban bencana Rompi Robodog. © dailymail.co.uk

Merdeka.com - Seekor anjing adalah yang binatang yang sangat bisa diandalkan jika bencana tiba. Karena dengan melatihnya, anjing bisa masuk ke tempat-tempat yang tak mampu dijangkau manusia ataupun mesin. Bagaimana jika seekor anjing diberi kemampuan robotik?

Pada 2011 lalu, seekor anjing bernama Gonta, diberi rompi yang dilengkapi GPS untuk terjun langsung ke lokasi puing-puing gedung yang hancur akibat gempa. Rompi tersebut membantu anjing tersebut menggunakan indera penciumannya sendiri yang tajam, untuk menemukan korban yang terkubur puing-puing.

Anjing berusia 10 tahun tersebut membantu tim penyelamat di saat gempa 9.0 skala richter dan tsunami menghantam Jepang 4 tahun silam. Meski sudah dilengkapi beberapa peralatan canggih, Gonta tetap mengandalkan penciumannya saja.

Namun dilansir dari Daily Mail (4/3), kali ini peneliti Jepang tetap mengembangkan ide rompi 'robodog' yang menggunakan teknologi untuk menemukan korban secara alami, dengan waktu yang juga cepat dan efektif. Sang anjing penyelamat Gonta tetap jadi objek eksperimen dalam penelitian ini.

Dalam sesi uji coba di kota Fujimi, daerah di sebelah utara Tokyo, Kazunori Ohno mencoba mengawasi Gonta yang sudah dipasang GPS dan kamera, melalui sebuah perangkat tablet. Ohno yang merupakan profesor di Tohoku University, menyatakan bahwa akan terjadi masalah besar jika kita kehilangan kontrol terhadap anjing di tengah puing-puing reruntuhan. Dengan alat ini, resiko tersebut bisa diatasi.

"Pengawas anjing dapat mengecek video untuk melihat di mana anjing berada, bagaimana keadaan gedung yang akan dia selamatkan dan di mana lokasi korban berada," ungkap sang profesor.

Perangkat rompi canggih yang dipasang di punggung Gonta, mempunyai berat 1,3 kilogram, sementara kamera kecil yang terpasang di sisi depannya mempunyai berat hanya 100gram. Keunikan yang dimiliki kamera yang terpasang ini adalah, kamera tersebut dapat mengirimkan video dari perspektif anjing, ke banyak perangkat tablet dalam satu waktu.

Teknologi yang sama telah dikembangkan di Amerika Serikat, untuk kepentingan militer. Namun berbeda dengan perangkat yang digunakan untuk militer di Amerika Serikat, rompi yang dikembangkan Ohno ini tidak terlalu berat dan bisa digunakan untuk anjing yang berukuran sedang. Seperti Gonta yang hanya mempunyai berat 14 kilogram.

Anjing adalah salah satu solusi dalam penanganan bencana. Selai Jepang adalah negara yang rawan gempa dan butuh banyak tenaga jika bencana tersebut datang lagi, anjing yang dalam kehidupan sehari-hari sangat ceria dan memiliki antusias tinggi, ternyata menjadi sangat serius ketika diperintah untuk menyelamatkan korban. Dalam latihan pun anjing bisa sangat cerdas dalam mengerti tugas yang dibebankan kepadanya.

Menjelajahi puing-puing sendirian, anjing sama sekali tidak masalah untuk bekerja jauh dari pemiliknya, dan dia akan menggonggong sangat kencang jika menemukan korban. Dalam sesi latihan ini, yang menjadi korban adalah salah satu pelatihnya.

Selain beberapa hal di atas, atas keberhasilannya, anjing sudah sangat cukup senang dengan belaian kasih sayang dari para pelatihnya.

Pasca menyelesaikan eksperimen dengan 'rompi robot' yang dikembangkannya ini, profesor Ohno akan mulai menyewakan alat ini ke Japan Rescue Dog Association, sebuah organisasi non-profit yang yang sudah bekerjasama dari awal dengan Ohno. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Gadget
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini