Ratusan Juta Data Nomor Telepon Pengguna Facebook Bocor

Jumat, 6 September 2019 11:20 Reporter : Joshua Michael
Ratusan Juta Data Nomor Telepon Pengguna Facebook Bocor Facebook. © Ideasevolved.com

Merdeka.com - Rabu (4/9) lalu, ratusan juta data nomor telepon pengguna Facebook telah ditemukan dalam suatu situs database. Situs database tidak memiliki password sehingga siapapun bisa mengaksesnya.

Disana terdapat total lebih dari 419 juta data dari pengguna Facebook di tiga negara. Jika dijabarkan, terdapat 133 juta data dari pengguna di Amerika Serikat, 18 juta dari Inggris, dan 50 juta dari Vietnam. Hal ini seperti dikatakan TechCrunch pada Kamis (5/9).

Setiap data memiliki ID Facebook dan nomor telepon. Beberapa data bahkan memiliki nama asli, jenis kelamin, dan negara tempat tinggal. ID Facebook biasanya berbentuk serangkaian angka yang unik dan publik yang biasa digunakan untuk mendapatkan username akun pengguna Facebook.

Berbeda dengan nomor telepon. Nomor telepon sudah tidak dibuat publik oleh Facebook sejak tahun lalu sejak nomor telepon digunakan untuk mengumpulkan data pribadi pengguna. Sekarang Facebook memasang default nomor telepon tidak dibuat publik kecuali pemilik akun membukanya melalui pengaturan akun.

Jika nomor telepon dibuat publik maka resiko untuk mendapatkan panggilan dan SMS span akan meningkat. Tidak hanya itu, fitur reset password yang diasosiasikan dengan nomor telepon dapat dieksploitasi.

Sanyam Jain, peneliti keamanan dan anggota GDI Foundation, menemukan situs database dan segera menghubungi TechCrunch setelah tidak bisa menemukan pemiliknya. Begitu pula pihak TechCrunch.

Pihak TechCrunch telah berhasil melakukan verifikasi beberapa data dengan menyesuaikan nomor telepon dengan ID Facebook dari akun-akun yang dikenal. Verifikasi juga dilakukan dengan menggunakan fitur reset password menggunakan nomor telepon.

Kini situs database telah dimatikan setelah pihak TechCrunch mengontak pemilik layanan hosting situs database.

Juru bicara Facebook mengatakan data yang bocor adalah data lama yang ada sebelum Facebook memutus akses publik ke nomor telepon.

"Dataset ini sudah lama dan berisi informasi sejak sebelum kami melumpuhkan kemampuan seseorang untuk menemukan orang lain melalui nomor telepon. Dataset telah dihapus dan kami tidak memiliki bukti adanya gangguan pada akun-akun Facebook." ujarnya.

Hingga kini masih belum diketahui siapa yang mengumpulkan dataset tersebut, kapan dikumpulkan, dan kenapa dikumpulkan.

Reporter Magang: Joshua Michael [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Facebook
  2. Privasi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini