Rampungkan Jaringan FO, Anak Usaha Surge Dapat Pembiayaan dari BNI Rp 256 Miliar

Rabu, 15 September 2021 13:12 Reporter : Merdeka
Rampungkan Jaringan FO, Anak Usaha Surge Dapat Pembiayaan dari BNI Rp 256 Miliar Surge Cetak Peningkatan Laba Bersih Hingga 541 Persen di Semester 1 2021. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE) atau Weave, anak usaha dari perusahaan konektivitas infrastruktur digital PT Solusi Sinergi Digital Tbk. atau Surge, bersama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI baru saja merampungkan pembiayaan kredit untuk proyek infrastruktur jaringan serat optik di Pulau Jawa.

Weave memperoleh kredit dengan nilai fasilitas maksimal sejumlah Rp. 256,5 Miliar atau sebesar 63 persen dari nilai proyek, dimana total biaya proyek diasumsikan sebesar Rp. 407,2 Miliar. Weave mendapatkan bunga 9,5 persen dengan jangka waktu 90 bulan termasuk grace period 12 bulan.

Pinjaman ini nantinya akan digunakan untuk pembangunan tahap selanjutnya serat optik sepanjang rel kereta api di berbagai lokasi seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta hingga Jawa Timur.

"Dukungan ini tentunya dapat mendorong akselerasi pengerjaan proyek ini khususnya di kabupaten maupun kota tier-2 dan tier-3 yang belum memiliki akses internet berkualitas dan terjangkau. Kami juga optimis rencana untuk penyelesaian keseluruhan jaringan sepanjang 2800 km ini dapat kami akselerasi sampai akhir tahun 2021. Selain menghadirkan koneksi internet yang berkualitas namun terjangkau bagi masyarakat dan pelaku UMKM, dari sisi bisnis kami sangat terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kesamaan misi untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia," ujar CEO Surge, Hermansjah Haryono dalam keterangan persnya, Rabu (15/9).

Surge melalui Weave telah memulai pembangunan serat optik 144 core di sepanjang rel kereta api milik PT KAI sepanjang 2.800 km, atau lebih dari 500 stasiun yang terletak di 9 daerah operasional PT KAI, sejak akhir 2019. Pengembangan ini didesain untuk meningkatkan jaringan infrastruktur data yang sangat cepat, stabil dengan latency yang rendah di pulau Jawa yang dapat memfasilitasi konektivitas internet dengan kapasitas bandwidth sangat besar.

Dengan keberadaan lebih dari potensi ribuan Point of Presence yang tersebar di seluruh stasiun kereta api dan fasilitas lainnya di Pulau Jawa, Weave dapat meningkatkan kualitas pelayanan langsung para partner bisnis kepada pengguna dan masyarakat di kota-kota sekitar jalur rel kereta api tersebut.

Per September perseroan sedang merampungkan finalisasi tahap awal penggelaran jaringan serat optik di ruas Jakarta - Cikarang - Bandung maupun Jakarta - Bogor. Penggelaran di sepanjang 180 km ini ditargetkan rampung pada akhir September 2021.

Baru-baru ini Weave secara resmi menggandeng perusahaan infrastruktur telekomunikasi PT Prasetia Dwidharma dan perusahaan infrastruktur perkeretaapian PT Sarida Utama yang tergabung dalam Konsorsium Prasetia dan Sarida untuk hadir sebagai partner proyek pada fase penggelaran jaringan serat optik Weave secara keseluruhan, pada ruas-ruas Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur.

"Proses komersialisasi serat optik Weave pada wilayah yang sudah terbangun juga terus berjalan bersamaan dengan proses penggelaran, dengan beberapa model seperti penyewaan dark fiber, kerjasama dengan ISP (internet service provider) lokal, penyewaan colocation data center, iklan dari free Wi-Fi, dan sinergi serta kolaborasi antar produk dalam ekosistem Surge," jelas dia. [faz]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Internet
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini