Qualcomm dan Apple berseteru, pengguna iPhone 7 jadi korban

Rabu, 12 April 2017 12:21 Reporter : Indra Cahya
Qualcomm dan Apple berseteru, pengguna iPhone 7 jadi korban iPhone 7. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Drama perseteruan produsen chipset Qualcomm dan raksasa teknologi Apple, masuk pada babak baru. Bagi Anda yang heran mengapa Apple dan Qualcomm bahkan bisa bersinggungan, alasannya sederhana: Qualcomm adalah pemasok modem baseband untuk iPhone.

Dilansir dari Mashable, Qualcomm menuntut balik Apple setelah sebelumnya Apple menuntut Qualcomm sebesar 1 trilyun dollar untuk kasus pemotongan pembayaran. Apple menganggap Qualcomm menyalahgunakan posisi perusahaan mereka yang unggul dalam produksi modem, dengan memonopoli pasar dan mengenakan biaya produksi modem baseband pada Apple paling tidak 5 kali lebih mahal ketimbang perusahaan seluler lain.

Selain itu, Qualcomm menuntut royalti atas berbagai teknologi Apple yang diklaim Qualcomm ambil bagian, seperti Touch ID, layar, dan kamera. Apple sendiri tidak mengakui campur tangan Qualcomm di berbagai aspek tersebut.

Dalam tuntutan baliknya, Qualcomm membantah segala tuduhan Apple. Qualcomm menuduh Apple memberi informasi dan testimoni yang palsu terhadap pemerintah, di mana hal tersebut digunakan untuk menyalahi kontrak Apple dengan Qualcomm sebagai pabrikan beberapa aspek dalam iPhone. Selain itu, Qualcomm mengklaim Apple menyalahgunakan performa modem buatan Qualcomm dalam kinerja iPhone buatan Apple.

Pengguna iPhone 7 korbannya

Seluruh iPhone 7 dan 7 Plus yang ada di dunia memang bentuknya sama persis dari luar. Namun dari dalam, ada sedikit perbedaan. Perbedaan tersebut terletak di modem baseband.

Sebelum generasi iPhone 7, Qualcomm adalah satu-satunya pemasok modem baseband di iPhone. Namun di generasi iPhone 7, pemasoknya adalah Qualcomm dan Intel. Masalahnya, menurut berbagai laporan, salah satunya dari Cellular Insights, modem Qualcomm jauh lebih baik ketimbang Intel secara signifikan.

Di atas kertas modem dari Qualcomm mampu mencapai kecepatan unduh hingga 600 MB per detik. Karena hal ini, Apple menurunkan batas kecepatan unduh dari modem Qualcomm ke hanya 450 MB per detik, agar kecepatan modem Qualcomm tak melebihi Intel. Namun berdasarkan berbagai laporan, iPhone 7 dengan modem Qualcomm punya kinerja lebih baik ketimbang Intel. Dengan kata lain, jika Anda mendapatkan iPhone 7 dengan modem Intel, Anda adalah orang yang merugi.

Di sinilah letak kerugaian para pengguna Apple iPhone 7 karena buah pertikaian Apple dan Qualcomm. TErlebih lagi, tak ada indikasi tertentu iPhone 7 mana yang mengusung Qualcomm sebagai modem. Di AS, hal ini bisa dilihat dari distributornya: jika Verizon atau Sprint, berarti bermodem Qualcomm. Jika T-Mobile atau AT&T, berarti Intel. Hal ini masih tidak seberapa jelas untuk iPhone 7 di Indonesia, namun kemungkinan besar yang dijual di sini adalah versi Qualcomm. [idc]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini