Presiden Jokowi dorong anak muda kembangkan Fintech

Rabu, 31 Agustus 2016 11:27 Reporter : Fauzan Jamaludin
Presiden Jokowi dorong anak muda kembangkan Fintech Presiden Jokowi membuka Indonesia Festival Fintech. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Presiden Jokowi mengatakan berkat perkembangan teknologi digital banyak negara-negara yang wilayah-wilayahnya terpisah secara fisik, sekarang juga sudah bisa tersambung dalam satu dunia, yaitu dunia internet.

"Manfaat atau kemampuan teknologi digital tersebut perlu juga kita lihat sebagai sebuah kesempatan emas, terutama untuk menjangkau mereka yang selama ini belum terjangkau oleh jasa layanan keuangan formal," katanya saat membuka acara Indonesia FinTech Festival and Conference (IFFC) di ICE BSD, Banten, Selasa (30/08).

Dia juga mengaku senang mendengar beberapa anak-anak muda telah mengembangkan layanan financial technology (fintech), teknologi keuangan yang aplikasi-aplikasinya akan sangat bermanfaat bagi usaha-usaha mikro dan usaha-usaha kecil.

"Tadi misalnya saya diberikan cerita mengenai aplikasi untuk kasir. Biasanya usaha-usaha kecil, usaha-usaha mikro tidak mau mencatat karena terlalu ribet sekali, uang keluar, uang masuk, yang dibeli apa, sehingga tanpa catatan-catatan itu sulit mengakses permodalan ke bank," tuturnya seperti dikutip di website resmi Setneg.

"Inilah saya kira hal-hal yang dulu tidak mungkin sekarang bisa dimungkinkan karena ada fintech, ada teknologi informasi yang teknologi aplikasi-aplikasinya sudah kita lihat kecepatannya di negara kita sangat-sangat cepat sekali," tambahnya.

Saat ini tingkat pemahaman masyarakat terhadap literasi keuangan di Indonesia masih sangat rendah. Hanya 21 persen penduduk Indonesia yang masuk dalam kategori melek literasi keuangan.

Kondisi itu masih sangat tertinggal dibandingkan dengan negara-negara lain di ASEAN. Presiden mengatakan, persentase tingkat kepahaman literasi keuangan di Singapura mencapai 96 persen, Malaysia 88 persen, dan Thailand 76 persen.

"Karena itu, pemerintah terus mendorong agar masyarakat, terutama anak muda untuk berpartisipasi dalam peningkatan inklusi keuangan," katanya.

[gni]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini