Polemik Kabar Ruangguru Milik Singapura, ini Jawaban Belva

Kamis, 23 April 2020 09:53 Reporter : Merdeka
Polemik Kabar Ruangguru Milik Singapura, ini Jawaban Belva Ruangguru Dapat Investasi Rp 2,1 Triliun. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pasca Adamas Belva Syah Devara melepas jabatan sebagai Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo, kini giliran perusahaan besutannya Ruangguru yang dikabarkan bukan sebagai perusahaan asli merah putih.

Hal ini bermula dari Ruangguru yang masuk sebagai salah satu mitra platform digital program Kartu Prakerja dari pemerintah.

Perlu diketahui, terdapat delapan mitra platform digital yang digandeng oleh pemerintah untuk memberikan materi pelatihan prakerja. Delapan mitra platform digital itu yakni Bukalapak, Tokopedia, Kemnaker, Skill Academy by Ruangguru, Pintaria, Sekolah.mu, MauBelajarApa, dan Pijar.

Total dana yang dikucurkan pemerintah untuk program ini senilai Rp 19,88 triliun yang menyasar 5,6 juta penerima manfaat. Menjadi bersoal manakala perusahaan asing tidak berhak mengelola program pelatihan Kartu Prakerja yang digagas pemerintah.

1 dari 1 halaman

Seperti kabar yang beredar, Ruangguru dikabarkan masuk dalam kategori perusahaan asing di mana tercatat sebagai perusahaan modal asing (PMA) yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Ruangguru Pte Ltd. Ruangguru Pte Ltd merupakan perusahaan yang berasal dari Singapura.

Belva sapaan akrab pendiri sekaligus CEO Ruangguru itu pun buka suara. Dalam InstaStory Instagramnya, dia mengatakan bahwa tidak benar jika Ruangguru mayoritas dimiliki oleh investor Singapura.

polemik kabar ruangguru milik singapura ini jawaban belva

2020 Merdeka.com

"Tidak benar mayoritas dimiliki investor Singapura," kata Belva.

Dia pun mengklaim bahwa Ruangguru Pte Ltd juga merupakan perusahaan yang dimilikinya. Memiliki karyawan yang bekerja di Singapura.

"Ya Ruangguru Pte Ltd yang di Singapura ya punya saya juga, kami juga punya pegawai di Singapura," jelas dia.

Belva juga menjelaskan bahwa selain di Singapura, dia bersama timnya memiliki perusahaan yang sama di sejumlah negara.

"Selain Singapura, kami juga ada perusahaan Ruangguru lain + ratusan pegawai di Vietnam dan juga di Thailand. Semuanya punya saya, anak muda berkebangsaan Indonesia," terang dia.

[faz]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini