Pengapalan smartphone Samsung tahun ini diprediksikan tak sesuai target

Senin, 25 Juni 2018 11:06 Reporter : Fauzan Jamaludin
Pengapalan smartphone Samsung tahun ini diprediksikan tak sesuai target Samsung Galaxy S9. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Samsung Electronics kemungkinan akan kehilangan target pengiriman smartphone tahunan sebesar 350 juta unit. Hal itu diungkapkan oleh sumber terpercaya dari The Investor, Senin (25/6).

Dikatakannya, salah satu yang menyebabkan target tersebut tak sesuai, diperkirakan karena penjualan Galaxy S9 'ngos-ngosan;'di China. Maka, target tersebut nampaknya akan tak tercapai.

"Tujuan Samsung tahun ini adalah 350 juta unit, yang lebih tinggi dari yang dilaporkan," kata sumber tersebut.

Samsung awalnya menargetkan 320 juta pengiriman di tahun 2018, namun pre-order saat itu begitu kuat sehingga Samsung menaikkan target 9,4 persen ke level 350 juta pengiriman Galaxy S9. Sayangnya, angka tersebut terlalu optimis, terutama sejak perusahaan asal Korea Selatan tersebut mengapalkan 319,8 juta smartphone tahun lalu. Tercatat keuntungan 3,3 persen dari 309,4 juta smartphone yang dikapalkan 2016. Pada tahun 2015, Sammy mengirimkan 319,7 juta smartphone. Itu berarti Samsung pada dasarnya memiliki pertumbuhan nol dalam pengiriman dari 2015 hingga 2017, menurut Strategy Analytics.

Sedangkan di tahun ini, khususnya di kuartal pertama 2018, analis dari HMC Investment & Securities, Noh Geun-chang, mengungkapkan Samsung mengapalkan 78 juta unit smartphone pada kuartal I 2018. Namun, untuk kuartal II diperkirakan turun menjadi 73 juta.

Selain itu, Noh memperkirakan penjualan Galaxy S9 dan S9+ tidak sesuai ekspektasi pada periode April hingga Juni 2018. Menurutnya, pengapalan ponsel Galaxy S hanya akan mencapai 30 juta unit sepanjang tahun ini. Jika benar demikian, maka ini akan menjadi total terendah dari penjualan Galaxy-Series sejak 2012. Yang mana waktu itu adalah saat Samsung merilis Galaxy S3.

Adapun pihak Samsung dilaporkan tengah berusaha keras untuk mendongkrak angka penjualan, terutama di Tiongkok. Persaingan di pasar Tiongkok saat ini berjalan semakin sengit dengan kian populernya merek lokal di negara tersebut.

Apakah ini pertanda bahwa Samsung Galaxy S9 kalah dari iPhone X? [ega]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini