Penikmat Konten Dewasa Rentan Serangan Siber

Senin, 29 Juni 2020 18:06 Reporter : Indra Cahya
Penikmat Konten Dewasa Rentan Serangan Siber Ilustrasi menonton pornografi. © cosmopolitan.com

Merdeka.com - Imbauan untuk bekerja dan beraktivitas dari rumah selama pandemi, telah membuat orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

Hal ini ternyata berdampak langsung ke platform konten dewasa (konten porno) yang mengalami peningkatan arus pengunjung.

Risiko keamanan di bidang ini patut dipertimbangkan. Apalagi, berdasarkan tinjauan aktivitas ancaman di tahun 2019 oleh Kaspersky, jumlah pengguna smartphone yang diserang konten pornografi tumbuh dua kali lipat dibanding 2018.

Berdasarkan data, 42.973 pengguna diserang konten pornografi pada 2019 ketimbang tahun 2018 yang hanya 19.699 pengguna.

Padahal, konten porno jadi salah satu cara paling mencolok bagi penjahat siber untuk menginfeksi perangkat milik pengguna.

Ancamannya beragam, mulai dari phishing, spam, hingga ransomware. Penjahat siber pun terus memperbarui cara mereka menyerang pengguna.

Penggunaan perangkat untuk beragam kegiatan, dari mulai pekerjaan hingga hiburan pun jadi hal relevan.

Berdasarkan pemeriksaan Kaspersky di perangkat Android yang dikutip dari Tekno Liputan6.com, rupanya konten pornografi cenderung lebih banyak dipakai menyebarkan malware ketimbang konten kekerasan.

Malware yang paling banyak dipakai adalah perangkat lunak iklan alias adware. Jadi si penyerang menyisipkan adware pada konten porno yang hendak diakses pengguna, dengan persentase 35,18 persen.

Baca Selanjutnya: Malware di Smartphone Meningkat...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Hacker
  3. Aksi Hacker
  4. Pornografi
  5. Teknologi
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini