Pengamat soal Asing Kuasai Startup: Dulu BUMN Belum Berani Masuk

Kamis, 7 Oktober 2021 15:29 Reporter : Merdeka
Pengamat soal Asing Kuasai Startup: Dulu BUMN Belum Berani Masuk Ilustrasi startup. © CBC

Merdeka.com - Pengamat perusahaan rintisan digital, Ignatius Untung mengatakan, saat ini memang sudah ada 5 perusahaan BUMN yang cukup agresif melakukan investasi di startup melalui kendaraan perusahaan ventura masing-masing.

"Walaupun tidak banyak yang jadi controlling shareholder. Tapi ini progress yang baik," ujar dia kepada Merdeka.com melalui pesan singkat, Kamis (7/10).

Menurut dia, penyebab sebenarnya dikuasai asing adalah karena model pendanaan startup sebelumnya belum begitu familiar di dalam negeri. Sehingga tidak banyak perusahaan lokal yang berani masuk.

"Termasuk BUMN," ungkap dia.

Apalagi tantangan sebagai BUMN untuk masuk ke startup begitu banyak. Misalnya saja harus diakui budaya dan cara kerja berbeda dengan startup technology. Bukan berarti jadi penghalang, tapi justru harus dilihat sebagai kesempatan untuk sama-sama belajar dan mengambil keunggulan yang lain.

"Mudah-mudahan investasi ini juga diimbangi dengan tata kelola yang baik yang bisa menyesuaikan karakter startup teknologi yang agile, agresif, solutif untuk mendorong growth yg sustainable. Harapannya ada banyak startup dengan controlling investor BUMN yang juga jadi pemimpin pasar di kategorinya," jelas dia.

Sebelumnya, staf khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan keinginan Menteri BUMN Erick Tohir agar startup lokal menjadi dominasi investor asing. Ia mendorong perusahaan pelat merah untuk ikut membisik sektor startup lokal. Misalnya ke ranah fintech, e-commerce, hingga edutech.

"Jangan marah kalau asing kuasai startup kita, makanya BUMN harus masuk, lima BUMN ini sudah masuk venture capital. Kita ini kecewa, ternyata Gojek itu dikuasai asing sekarang, Tokopedia dikuasai asing, Bukalapak juga, tidak ada investor lokal yang masuk," katanya. [faz]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Digital Startup
  3. BUMN
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini