Pengamat: BlackBerry akan berhenti produksi smartphone

Selasa, 29 Maret 2016 14:03 Reporter : Bramy Biantoro
Pengamat: BlackBerry akan berhenti produksi smartphone Blackberry Priv. ©2015 Techno Buffalo

Merdeka.com - Setelah sebelumnya dikabarkan kehilangan dukungan dari aplikasi terkenal seperti WhatsApp dan Facebook, kini BlackBerry kembali mendapat sorotan setelah disebut bakal berhenti jualan smartphone.

Pernyataan itu disampaikan oleh pengamat TD Securities bernama Daniel Chan. Menurut Daniel, era BlackBerry di bisnis smartphone (hardware) telah berakhir sejak mereka tidak meluncurkan smartphone Android murah di ajang MWC 2016 Barcelona lalu.

Di bulan Januari lalu, CEO BlackBerry, John Chen mengatakan bila mereka akan meluncurkan satu lagi smartphone Android ke pasaran. Tetapi, pasca pernyataan itu, nyaris kabar soal kehadiran smartphone BlackBerry tidak lagi terdengar. Kedua hal tadi lah yang membuat Daniel yakin bila BlackBerry sudah menjauh dari bisnis smartphone.

Padahal di akhir tahun lalu, saat BlackBerry meluncurkan smartphone Android 'Priv', muncul bocoran foto smartphone murah yang diberi kode 'Vienna'. Sayangnya, sekali lagi Vienna sekedar menjadi kabar angin yang semakin lenyap dari hari ke hari.

Daniel menambahkan bila setelah berhenti di bisnis smartphone, BlackBerry akan fokus sebagai perusahaan software. Ya, walaupun gagal soal smartphone, software manajemen dan keamanan BlackBerry seperti BES Enterprise Server 12 sangat diminati. Bahkan perusahaan sekelas Samsung menjalin kerja sama dengan BlackBerry untuk meningkatkan sistem keamanan lini smartphone Galaxy.

Perubahan bentuk perusahaan dari hardware ke software juga dianggap Daniel dapat membuat BlackBerry lebih kaya ketimbang saat ini. Lalu, apakah benar Priv jadi smartphone terakhir BlackBerry? [bbo]

Topik berita Terkait:
  1. Blackberry
  2. Smartphone
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini