Penelitian Ungkap Syarat Utama Untuk Jadi 'Spider-Man', Apa Itu?

Senin, 18 November 2019 15:35 Reporter : Indra Cahya
Penelitian Ungkap Syarat Utama Untuk Jadi 'Spider-Man', Apa Itu? Spiderman Alain Robert panjat hotel Melia Barcelona Sky. ©REUTERS/Albert Gea

Merdeka.com - Kita pasti pernah kagum dan bertanya-tanya bagaimana cara beberapa hewan bisa berjalan di dinding. Bahkan, binatang-binatang seperti laba-laba dan cicak, mereka sama sekali tak kesulitan.

Akhirnya, pertanyaan lain muncul. Apakah manusia bisa berjalan di dinding juga, layaknya Spider-Man di film?

Nah, ada sebuah penelitian tentang bagaimana perbandingan ukuran hewan dengan perekat yang ada di kakinya untuk memanjat dinding. Jadi, ukuran kaki harus berada di titik tertentu agar perekat bekerja, dan mampu menopang tubuh hewan yang bisa berjalan di dindin tersebut.

Akhirnya terungkap bahwa mustahil manusia bisa memanjat dinding karena butuh perekat yang sangat kuat agar tubuh manusia tertopang. Selain itu, proporsi ukuran kaki manusia terlalu kecil, karena minimal dibutuhkan ukuran kaki 145.

1 dari 1 halaman

Proporsi yang Tepat Membuat Hewan Bisa 'Nempel'

Penelitian yang dihelat di Cambridge ini meneliti 225 spesies hewan yang bisa memanjat, dari tungau, laba-laba, hingga tokek. Penelitian tersebut menyatakan bahwa luas permukaan pada kaki hewan sebenarnya proporsional dengan berat badan mereka.

Hewan yang besar akan membutuhkan kekuatan perekat lebih besar, namun tidak butuh banyak tempat untuk menempatkan perekatnya pada dinding yang dipijak untuk mengangkat berat badan mereka.

Tokek merupakan hewan paling besar yang berhasil berjalan di dinding vertikal. Nah, tokek ini membutuhkan 200 kali lebih besar dari total luas permukaan tubuh mereka untuk perekat di kakinya.

Bayangkan saja jika manusia yang berjalan di dinding, akan butuh berapa perekat agar bisa benar-benar memanjat dinding?

"Jika manusia ingin berjalan di dinding seperti cara yang dilakukan tokek, maka kita akan membutuhkan kaki yang merekat pada sepatu besar berukuran 145," ujar ilmuwan yakni Walter Federle dari Universitas Cambridge.

Berarti, seorang Spider-Man asli seharusnya membutuhkan 80 persen dari bagian depan tubuhnya untuk memanjat dinding yang halus.

Namun ujung-ujugnya manusia akan terlihat seperti cacing, alih-alih sekeren Spider-Man, karena perekat di bagian depan ada di 80 persen bagian tubuh depan manusia, yang dipadu sepatu ukuran 145. [idc]

Baca juga:
Ini Alasan Mengapa Kura-kura Bisa Hidup Panjang Umur, Hingga Ratusan Tahun!
Rahasia Sukseskan Kencan Pertama Berdasarkan Ilmu Pengetahuan, Layak Dicoba!
Cara China Menyiapkan Misi ke Mars
Penjelasan Ilmiah Soal Barang Baru yang 'Masih Bau Toko', Kok Bisa?
Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Kucing Dibuang Bisa Pulang ke Rumah
Orang Kidal Lebih Cerdas, Mitos Atau Fakta?
Polusi Cahaya di Perkotaan Makin Parah, Bisakah 'Dibersihkan?'

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sains
  3. Penelitian Ilmiah
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini