Pembatasan Forward Pesan Jadi Pembahasan Tahun Lalu

Selasa, 22 Januari 2019 07:45 Reporter : Fauzan Jamaludin
Pembatasan Forward Pesan Jadi Pembahasan Tahun Lalu Ilustrasi WhatsApp. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengapresiasi langkah WhatsApp membatasi jumlah forward pesan hanya lima kali. Cara ini setidaknya dapat menekan jumlah penyebaran hoaks. Sebetulnya, pembahasan mengenai hal ini sudah dibicarakan dari tahun lalu.

"Pembatasan jumlah forward pesan melalui WhatsApp telah dibahas sejak kuartal ketiga tahun 2018. Adapun beta test fitur itu telah dilakukan sejak dua bulan terakhir," ujar Rudiantara di Jakarta, Senin (21/1).

Lebih rinci, Rudiantara menjelaskan, upaya pengurangan penyebaran hoaks melalui WhatsApp menjadi perhatian global. World Global Influencer Leader dari empat negara melakukan pembahasan dengan pihak WhatsApp untuk mewujudkan langkah pengurangan penyebaran hoaks, termasuk Indonesia. Dalam pembahasan itu, Indonesia diwakili oleh dirinya.

Dengan upaya ini, WhatsApp dianggap tidak hanya mementingkan bisnis di Indonesia tetapi juga berupaya menciptakan iklim kondusif untuk pasar Indonesia. Terutama jelang Pilpres 2019 berlangsung.

Fitur pembatasan forward pesan melalui WhatsApp akan mulai berlaku efektif pada tanggal 21 Januari 2019 waktu Los Angeles atau tanggal 22 Januari 2019 Pukul 12.00 Waktu Indonesia Bagian Barat. Pembatasan jumlah forward pesan pada aplikasi WhatsApp baru berlaku untuk pengguna OS Android. Untuk IOS sedang dalam proses pengembangan. [faz]

Topik berita Terkait:
  1. WhatsApp
  2. Menkominfo
  3. Rudiantara
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini