Pembatasan Akses WhatsApp dan Medsos Disebut Cukup Ampuh Tangkal Hoaks

Jumat, 24 Mei 2019 14:13 Reporter : Merdeka
Pembatasan Akses WhatsApp dan Medsos Disebut Cukup Ampuh Tangkal Hoaks Ilustrasi WhatsApp. ©2016 vishwagujarat.com

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan pembatasan media sosial dan aplikasi perpesanan WhatsApp ampuh dalam menahan peredaran hoaks dan informasi yang provokatif.

Menurut dia, pembatasan ini efektif karena saat menerima pesan, tidak ada lagi gambar atau video yang bisa diakses. Pasalnya, pesan video dirasa lebih menyentuh emosi ketimbang pesan teks.

"Mengapa efektif? Karena saat kita menerima pesan, ada tulisan teks, ada gambar, ada video. Mana yang paling cepat menyentuh emosi kita? Video kan. Nah, video tanpa teks dilahap aja (lebih cepat dicerna)," ujarnya dalam wawancara bersama Kompas TV, Kamis (24/5) malam.

Untuk itu Rudiantara menyebutkan, "literasi digital perlu ditingkatkan, jangan apa saja yang ada terus dilahap. Itu soal video dan gambar, kalau teks kan tidak."

Dia mengatakan, pemerintah sengaja tak menutup sarana komunikasi masyarakat secara keseluruhan, melainkan hanya melakukan pembatasan agar masyarakat bisa tetap bisa berkomunikasi.

Menurut Rudiantara, pembatasan media sosial juga bisa memperkuat media mainstream, karena informasi berasal dari media seperti koran, televisi, dan media elektronik.

"Media mainstream melakukan kaidah jurnalistik dan cover both side, media sosial kan tidak," ujarnya.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustin Setyo Wardani [faz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini