Pelaku Industri F&B Bisa Bertahan Kala Pandemi, Pakai Jurus Digital Ini!

Selasa, 12 Januari 2021 16:48 Reporter : Syakur Usman
Pelaku Industri F&B Bisa Bertahan Kala Pandemi, Pakai Jurus Digital Ini! bisnis restoran harus go online di masa pandemi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Industri food and beverage (F&B) di Indonesia terpukul keras akibat pandemi Covid-19. Masyarakat pun lebih memilih untuk makan di rumah dibandingkan dine-in di restoran dan menghindari berbagai kafe, coffee shop atau bar/lounge.

Melihat dampak masif ini, pelaku industri F&B harus gencar berinovasi dan melakukan transformasi ke ranah digital secara cepat agar tetap dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan, meski tidak dapat berkunjung ke outletnya.

Gunawan Woen, CEO Esensi Solusi Buana (ESB), menjelaskan penurunan penjualan terbesar terlihat saat PSBB di April tahun lalu, meski ada tren positif setelah PSBB dilonggarkan.

“Namun penjualannya belum pulih ke kondisi normal karena sebagian besar hanya dapat memulihkan sekitar 40-50 persen dari penjualan normal,” ujar Gunawan dalam rilisnya, kemarin.

Menurutnya, industri F&B merupakan salah satu industri yang lambat mengadopsi teknologi karena ketergantungan terhadap interaksi tatap muka dalam memberikan layanan. Masa pandemi ini menjadi momen tepat untuk mendorong restoran dan dapur rumahan mengadopsi teknologi, agar terus efisien dan bisnis restoran dapat fokus mengembangkan aspek lain bisnisnya.

Baca Selanjutnya: Solusi Fintech Xendit...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini